Tirukan Ibu Qiraah Membuat Jatuh Cinta


“Saya suka dengan Qiraah yaitu pada waktu mulai awal membaca Alquran. Saya sering mendengar ibu melantunkan ayat-ayat suci Alquran yang dilagukan. Semenjak itu pula saya mulai belajar dan menirukan ibu,” - Zaskia Nabila -

SUMOBITO – Usianya masih tergolong belia. Tetapi, dalam melantunkan ayat-ayat suci Alquran dia tidak kalah dengan qariah yang lebih berpengalaman. Suaranya masih nyaring dan jernih. Tidak heran bila dia kerap di undang pada acara di sekolahnya, pernikahan bahkan sempat menjuarai beberapa lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Qiraah.

Dia adalah Zaskia Nabila. Suara merdu yang dimilikinya mengantarkannya meraih segudang prestasi. Terakhir, peserta didik kelas IX di SMP Negeri 2 Sumobito ini baru saja meraih juara satu Qiraah/MTQ lomba Keagamaan Islam jenjang SMP Se Kabupaten Jombang tahun 2018 yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang.

Putri pasangan Muhaimin dan Afifaturohmah ini memang sudah mulai menekuni dunia tarik suara semenjak berada di tingkat Sekolah Dasar (SD). Apalagi, anak pertama dari dua bersaudara ini terlahir dari keluarga yang terbilang kental kultur agamanya, sehingga baginya Qiraah adalah hal yang tidak asing. Semenjak masih duduk dibangku Taman Kanak-kanak (TK) dirinya mengaji Iqro dan pada waktu kelas satu SD sudah mulai membaca Alquran.

“Saya suka dengan Qiraah yaitu pada waktu mulai awal membaca Alquran. Saya sering mendengar ibu melantunkan ayat-ayat suci Alquran yang dilagukan. Semenjak itu pula saya mulai belajar dan menirukan ibu,” kata Zaskia Nabila ketika ditemui di sekolahnya.

Perempuan yang gemar dalam pelajaran Bahasa Indonesia tersebut menuturkan selama ini dirinya belajar Qiraah dari ibu atau dari kaset-kaset yang ada. Kaset tersebut lalu di putar berulang-ulang kemudian dicoba dengan suaranya sendiri.

“Awalnya hanya keluarga saja yang tau. Namun setelah diminta membacakan Alquran di acara pernikahannya saudara saya, Alhamdulillah banyak dari keluarga yang lain suka dengan suara saya. Waktu itu juga direkam sama ayah. Dari situ akhirnya saya semakin termotivasi untuk mengembangkan Qiraah saya,” ujarnya.

Namun dalam mengolah suaranya agar terdengar indah dan sesuai dengan pelafalan yang benar, Zaskia Nabila harus berusaha keras. Ada teknik khusus yang dia pelajari diantaranya adalah melatih makharijul huruf yaitu tempat keluarnya huruf Huruf Hijaiyah. Makharijul huruf ini biasanya digunakan agar bisa membedakan huruf-huruf agar tidak salah mengucap.

“Selain itu saya juga melatih kekuatan suara, pernafasan, teknik vibrasi dan suara nada tinggi,” jelas perempuan berjilbab tersebut.

Demi meningkatkan skill dalam berqiraahnya, Zaskia Nabila sejak tujuh bulan yang lalu mengikuti les di Kota Mojokerto. Pasalnya sepulang sekolah pada hari Senin, Jumat, Sabtu dan Minggu dirinya harus meluangkan waktu untuk belajar mendalami Qiraah di Lembanga Pengembangan Tilawatil Quran As Sa'idiyyah.

Selain keluarga yang mendukung segala akftifitasnya, dirinya juga merasa bahwa di SMP Negeri 2 Sumobito memiliki andil yang besar menyongsong prestasinya tersebut. Pembinaan yang diberikan oleh pihak sekolah juga sangat maksimal karena ada pendampingan untuk mendalami bidang yang diinginkan oleh setiap peserta didiknya.

Kepala SMP Negeri 2 Sumobito, Siswoko, mengungkapkan, “Kami sebagai pendidik bangga atas prestasi yang di torehkan oleh peserta didik kami. Mudah-mudahan dengan terpilihnya Zaskia Nabila menjadi juara pertama akan memotivasi peserta didik yang lainnya untuk menuangkan bakat-bakat mereka.” aditya eko

No comments

Powered by Blogger.