FOTO: Ahdika Firrizki. (Aditya)

JOMBANG –
Belajar dari pengalaman, begitu yang dilakukan oleh peserta didik asal SMP Negeri 6 Jombang, Ahdika Firrizki. Pasalnya berdasarkan pengalamannya ketika gagal meraih juara saat perlombaan, membuatnya semakin terpacu untuk berproses menjadi lebih berkualitas secara kemampuan berkompetisi di lapangan.

Hingga pada waktu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP Kabupaten Jombang tahun 2019 pada pelaksanaan (6/5/2019) lalu memperoleh Juara I. Sebagai Juara I Cabang Olahraga (Cabor) Bulu Tangkis Tunggal Putra, merupakan pengalaman perdana baginya. Artinya juara ini menjadi peristiwa pertama baginya secara langsung menduduki peringkat teratas usai alami raber set.

“Saya mulai menekuni bulu tangkis kelas V SD bersama ayah, pada kelas VI barulah mengikuti lomba pada ajang O2SN jenjang SD namun tak memperoleh juara. Kemudian ditahun berikutnya saat saya di kelasVII mengikuti kembali O2SN jenjang SMP langsung mendapatkan Juara I tunggal putra,” ungkap peserta didik yang kini kelas VIII itu.

Baca Juga: Kontes Durian Ajang Promosi Wisata di Jombang

Ahdika Firrizki menceritakan bahwa sejak kelas VI barulah ia bergabung dengan klub bulu tangkis di Jombang. Selain itu saat sudah di SMP juga mengikuti ekstrakurikuler bulu tangkis di sekolah sebanyak dua kali dalam satu minggu. Kemudian untuk latihan di klub sebanyak empat kali dalam seminggu. Berdasarkan perubahan yang dialami hingga berprestasi ialah dengan meningkatkan intensitas latihan menjadi tiga kali lipatnya. Jika dahulu hanya dua kali seminggu, kini menjadi enam kali yang dilakukan usai pulang sekolah.

“Selain menambah latihan, penting juga untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan latihan fisik seperti lari langkah kecil yang saya lakukan setiap hari Minggu pagi saat Car Free Day (CFD). Berlari dari rumah yang berlokasi di Dapur Kejambon hingga Aloon-Aloon Jombang dan kemudian kembali lagi. Kemudian sit up, push up, lompat tali juga dilakukan guna melatih otot serta kelenturan tangan,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Organisasi Siswa Intera Sekolah (OSIS).

Bagi Ahdika Firrizki, latihan fisik juga didukung asupan makanan yang terjaga pula. Seperti tak diperbolehkan konsumsi air dingin. Kemudian selalu makan satu butir telur ayam kampung setengah matang ditemani satu gelas susu. Keseluruhan dilakukan setiap hari sebagai penunjang asupan gizi tubuh.

Peserta didik yang sering dipanggil Ahdika tersebut bercerita, jika seluruh usahanya ini guna mendukungnya untuk meraih cita-cita sebagai atlet bulu tangkis profesional. Selain itu dibarengi dengan keinginan sekolah hingga perguruan tinggi dan mengambil jurusan olahraga sebagai bekalnya sebagai atlet berkualitas. chicilia risca

Sebelumnya Berikutnya