JOMBANG – Memeriahkan suasana Ramadan 1441 Hijriyah, berbagai upaya dilakukan guna memperoleh berkah dan kemanfaatan luar biasa di bulan nan suci bagi umat Islam tersebut. Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang, telah menyusun rangkaian aktivitas keagamaan, penggerakan ekonomi masyarakat, dan hiburan bernuansa Islami.

Dijelaskan Kepala Sekretariat Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang, Luqman Hakim, “Untuk tahun ini kegiatan bulan penuh ampunan akan diadakan sebelum Ramadan (pra Ramadan) hingga sepanjang Ramadan.”

Kegiatan pra Ramadan diadakan lima hari sebelum masuk bulan Ramadan dengan rangkaian acara bertajuk Street Food Festival dan lomba tumpeng megengan. Acara ini bekerja sama dengan komunitas pengusaha muslim dan diikuti oleh beberapa pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jombang. Tujuannya, agar festival yang diadakan memiliki perbedaan dengan yang sudah diperjual belikan di area Alun-alun Jombang. Juga tidak menimbulkan persaingan.

Baca Juga: Grand Desain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang

“Pelaksanaan acara pra Ramadan ini sekaligus untuk menyambut bulan Ramadan dengan suka cita. Kami ingin Ramadan dimaknai sebagai bulan untuk tetap bekerja dan berkarya, untuk itu kami bekerja sama dengan para pengusaha muda mengadakan acara yang meriah sekaligus memamerkan karya-karyanya pada masyarakat,” ungkap Luqman Hakim.

Rangkaian acara tersebut merupakan kegiatan luar sektor keagamaan yang disediakan oleh pihak Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang. Panggung khusus juga akan disediakan di halaman masjid yang diisi dengan beragam acara. Luqman Hakim yang juga menjabat sebagai sekretaris kegiatan Ramadan mengemukakan, di area panggung seperti tahun sebelumnya akan digunakan untuk Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) dan penampilan grup-grup musik religi. Disamping itu, pihak panitia bekerja sama dengan beberapa organisasi kemasyarakatan atau kepemudaan untuk melakukan diskusi-diskusi publik dengan topik yang sedang hangat atau relevan untuk dibahas.

Terkait logistik jamaah, yakni penyediaan menu buka puasa dan sahur, Luqman Hakim menjelaskan bahwa panitia telah membentuk tim khusus yang menangani hal tersebut. Masyarakat yang berdomisili sekitar masjid sudah dibentuk dalam beberapa kelompok untuk nantinya membantu menyediakan apa yang dibutuhkan.

“Targetnya tahun ini diharapkan bisa menambah jumlah porsi makanan yang disediakan. Evaluasi dari tahun lalu, minat masyarakat ternyata sangat tinggi. Apalagi dengan beragamnya menu makanan yang berbeda setiap harinya. Sehingga tahun ini semoga bisa menambah persediaan porsi sebanyak tujuhratus hingga seribu porsi makanan untuk buka puasa,” terang Luqman Hakim.

Bagi masyarakat yang ingin membantu penyediaan logistik atau memberikan donasi kepada Masjid Agung Baitul Mukminin, diimbau dalam bentuk uang tunai yang dimasukkan pada kotak amal yang sudah tersedia. Bisa juga diberikan langsung pada sekretariat atau ditransfer pada rekening yang telah disediakan oleh panitia/takmir masjid.

Selain digunakan untuk pemenuhan kebutuhan selama Ramadan, pihak Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang juga akan bekerja sama dengan Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Jombang untuk menyalurkan donasi. Targetnya dapat memberikan santunan pada seribu fakir miskin dan orang yang membutuhkan.

Ketua Takmir Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang, Drs. H. Harly Yusuf Wibisono, M.MPd menambahkan, terkait kegiatan keagamaan dilaksanakan sama seperti di tahun-tahun sebelumnya. Takmir masih tetap mengadakan kegiatan Kuliah Subuh (Pengajian Ba’da Subuh), Mutiara Magrib (pengajian rutin menjelang waktu magrib) yang dilanjut dengan pembagian takjil, buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah. Memasuki waktu isya, usai salat berjamaah akan dilanjut dengan tarawih dengan konsep satu hari satu juz. Usai tarawih, dilanjutkan dengan tadarus Alquran. Saat sudah masuk hari kelima belas Ramadan, kegiatan akan bertambah dengan qiyamul lail (salat malam) yang dilanjut hingga sahur bersama.

“Terkait kebersihan, sudah pasti akan terus dijaga. Karena jumlah dan mobilitas jamaah saat Ramadan pasti akan bertambah banyak. Tiga kali sehari, area dalam juga serambi masjid akan disapu dan dipel. Karpet jika sudah dipasang kembali, untuk pembersihannya menggunakan penyedot debu. Karena sejak Minggu (15/3) hingga waktu yang belum ditentukan, karpet sedang dilepas dan dicuci, sebagai upaya antisipasi penyebaran Virus Corona. Tidak hanya area dalam dan serambi masjid, kamar mandi dan tempat wudu juga berkala dibersihkan untuk memberikan kenyamanan pada jamaah,” jelas Harly Yusuf Wibisono.

Harly Yusuf Wibisono menyebut, untuk membantu pelayanan pada jamaah, takmir bersama pengurus masjid akan dibantu oleh Remaja Masjid (Remas) serta warga sekitar. Karena dengan berbagai kegiatan yang diadakan, Masjid Agung Baitul Mukminin akan semakin ramai (makmur) dan hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Reporter/Foto: Fitrotul Aini/Luhur W. Wijaya
Sebelumnya Berikutnya