DIWEK – Pentol sebuah makanan yang menyerupai bakso di Jombang terbilang cukup banyak penjualnya. Namun di tangan Muhammad Lutfan Efendi, pentol dijajakan dengan cara berbeda. Dia menyediakan buku bacaan sebagai penyanding. Sembari menyantap pentol, pelanggan bisa melahap buku-buku bacaan tersebut. Bukan hanya itu, buku-buku bacaan itu juga boleh dipinjam untuk dibawa pulang.

Muhammad Lutfan Efendi berkisah, ide tersebut muncul sekitar 2018, yakni ketika dirinya berkenalan dengan pegiat literasi di Jombang. “Berangkat dari sanalah akhirnya ada ide menjual pentol dengan menyediakan bahan bacaan. Apalagi, pelanggan saya memang kebanyakan anak-anak,” ungkap lelaki 29 tahun itu.

Biar pun sering dipandang sebelah mata, saya tak patah semangat. Bahkan sering juga datang ke rumah anak-anak memastikan bukunya sudah selesai dibaca atau belum. Memastikan keberadaan dan kondisi buku baik-baik saja.

Dua tahun kemudian atau pertengahan 2020, ide itu baru terealisasi. Salah satu hal yang menjadi kendala adalah besarnya biasa untuk membeli buku. Di bantu sahabatnya dari Rumah Baca Gang Masjid (RBGM), Luqman Hakim, akhirnya impian itu terwujud. Lutfan dipinjami sejumlah buku bacaan untuk anak-anak.

“Karena Korona, sekrang ini pembelajaran harus dilakukan di rumah. Walhasil, buku yang dibawanya cukup membantu mengatasi kebosanan anak-anak,” tutur Muhammad Lutfan Efendi yang juga aktif di Gerakan Pemuda Ansor Jombang ini.

Baca Juga: SMP Negeri 1 Peterongan Jalankan MPLS Berkualitas

Walaupun tak jarang tanggapan miring datang kepadanya. Kadang anak-anak tidak tertarik dengan buku dan sekadar melihat gambarnya. “Biar pun sering dipandang sebelah mata, saya tak patah semangat. Bahkan sering juga datang ke rumah anak-anak memastikan bukunya sudah selesai dibaca atau belum. Memastikan keberadaan dan kondisi buku baik-baik saja,” kata bapak satu anak ini.



Walauapun sudah mendapat dukungan dari banyak pihak, lelaki yang berkediaman di Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek ini masih berharap memiliki koleksi buku sendiri. Supaya semakin banyak yang meminjam dan menggemari membaca sebagai aktivitas lain daripada bermain gadget.

Reporter/Foto: Fitrotul Aini
Sebelumnya Berikutnya