Silaturahmi. Sebagian dari kita mungkin mengenalnya saat momen tertentu, Bahkan mungkin hanya ada pada hari Idul Adha maupun Idul Fitri. Tapi sebenarnya silaturahmi bisa juga pada hari yang lain. Tanpa kita sadari, jika bertamu ke teman maupun saudara, ini juga bagian dari silahturahmi. 
 Silaturahmi merupakan hubungan sesama manusia yang mempererat tali persaudaraan agar kita bisa akrab dan menjaga ukhuwah satu sama lain.
 Dan, menurut As-Syarbini Al Khatib dalam Kitab Al Iqna Alfazhi Abu Syija silaturahmi dapat terbagi menjadi beberapa jenis. Diantaranya dari pemberian sesuatu ke orang lain. Misalnya dalam bentuk harta uang maupun non-uang.

 Silahturahmi Era Digital 

 Di era digital ini kita juga bisa silaturahmi secara mudah dan cepat. Lewat media digital, memang tidak ada hukum yang valid tentang bagaimana silahturahmi dilakukan. Tapi menurut saya, silaturahmi kurang afdol jika hanya dilakukan via digital. 
Apalagi ketika menemukan banyak kendala. Seperti gangguan sinyal, listrik padam, atau juga baterai gadget yang habis, ini mengakibatkan silahturahmi terkendala.
 Namun di samping itu, silaturahmi digital juga ada manfaatnya. Bisa cepat dan dilakukan sewaktu-waktu. Tetapi tetap saja, keutamaannya lebih afdol jika bersilaturahmi secara langsung.
 Keutamaan silaturahmi ini juga penting dan membawa manfaat yang besar antara lain menambah kedekatan seorang hamba kepada Sang Rabb. Selain itu, kita juga semakin dicintai Allah sebagai bukti keimanan kita. 
 Sebagaimana dalam sebuah sabda Nabi Muhammad SAW berikut Ini :
Nabi Muhammad juga bersabda;

” صِÙ„ْ Ù…َÙ†ْ Ù‚َØ·َعَÙƒَ ÙˆَØ£َعْØ·ِ Ù…َÙ†ْ Ø­َرَÙ…َÙƒَ ÙˆَØ£َعْرِضْ عَÙ…َّÙ†ْ ظَÙ„َÙ…َÙƒَ “

Artinya: “Sambunglah orang yang memutuskan hubungan denganmu, berilah kepada orang yang tidak memberi kepadamu, dan berpalinglah dari orang yang berbuat zalim kepadamu”. (HR Ahmad).
 Dari sini bisa kita simpulkan jika Nabi Muhammad juga mengutamakan pada umat muslim untuk menjaga tali persaudaraan. Oleh karena itu silaturrahmi baik dalam bentuk digital dan non-digital tetap harus dilakukan dan terus diupayakan. 

Penulis : M. Haidar Ardyazka Kelas VIII Salaf 1 SMP Al Furqan MQ

Lebih baru Lebih lama