Pahami Materi Kenali IT untuk UNBK


Proses pelaksanaan UNBK, setiap sekolah yang menyelenggarakan diwajibkan mengikuti pelatihan proktor dan teknisi, simulasi pelaksanaan untuk menghindari adanya gangguan selama proses ujian.

JOMBANG, MSP Sistem pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2018 tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan tahun lalu. Kali keempat Kemendikbud menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Secara teknis syarat UNBK adalah adanya pemenuhan kebutuhan mulai dari sarana prasarana hingga tim pelaksana di satuan terkecil yakni sekolah. Personil yang terlibat dalam pelaksanaan CBT Online di sekolah ada 2, yakni Proktor dan Teknisi. Kepala sekolah bertindak sebagai pelindung dan penanggungjawab di tingkat sekolah. Sedangkan kebutuhan prasarana adalah ruang ujian yang memadai, jumlah komputer minimal adalah perbandingan 1/3 dengan jumlah peserta didik serta adanya server. Terdapat juga server cadangan, line internet minimal 1 Mbps dan jaminan tidak adanya gangguan sumber daya selama proses pelaksanaan UNBK.

Proses pelaksanaan UNBK, setiap sekolah yang menyelenggarakan diwajibkan mengikuti pelatihan proktor dan teknisi, simulasi pelaksanaan untuk menghindari adanya gangguan selama proses ujian. Website utama penyelenggaraan UNBK berada di alamat unbk.kemdikbud.go.id dan hanya sekolah penyelenggara yang dapat mengakses isi materi yang ada dalam website tersebut. Informasi yang berada di website UNBK bersifat confidental (bersifat rahasia) dan hanya dapat dibagikan kepada pelaksana di lapangan.

Proktor SMA Negeri 3 Jombang, Taqwin Muzkki menjelaskan, “Meski demikian secara garis besar kebutuhan dan syarat UNBK terutama kebutuhan peralatan adalah spesifikasi komputer server. Antara lain PC/Tower/Desktop (bukan laptop), Processor Xeon atau i5, RAM 8 GB, Harddisk 250 GB, Operating System: Windows Server/Windows 8/Windows 7 (64 bit). Selanjutnya Virtual Box 4.3.16, Port 80 di server dapat diakses oleh komputer peserta (client), UPS, terdapat pula Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox/XAMBRO(Applikasi browser Puspendik). Jumlah server minimal mengikuti rasio 1:40 (1 server untuk 40 client) dan cadangan minimal 1 server.

Peran seorang helpdesk sebagai pelengkap dari suatu fungsi pelayanan dan bertugas sebagai pemecah masalah. Selain itu juga perlu petugas komputer minimal 1 proktor dan 1 teknisi, untuk mengawal proses berjalannya pelaksanaan UNBK.

Permasalahan terjadi di SMP Negeri 2 Sumobito pada saat persiapan simulasi 1. Hal ini dibenarkan Sekretaris Helpdesk Kabupaten Jombang, Ratna, S. Pd, karena lembaganya masih perdana dalam melaksanakan UNBK sehingga masih banyak yang harus dipelajari. Namun saat simulasi 2 serta pelaksanaan try out berjalan lancar. Permasalahan pertama adalah seputar instal server. Meski sudah sesuai prosedur tetapi tetap tidak bisa menjalankan Virtual Machine (VM).

Perempuan berhijab ini juga menerangkan, "Kami pernah mengalami kendala listrik di simulasi 1. Karena kami belum memiliki UPS jadi server kami saat itu mengalami down. Kami bingung waktu itu karena VM tidak mau dijalankan dan setelah dicoba beberapa kali akhirnya bisa lagi."

Dirinya juga menambahkan, hal tersebut menjadikan suatu pelajaran dan pengalaman sehingga sekolah yang siap UNBK wajib langsung menyediakan UPS untuk server. Jika sudah memastikan untuk UNBK maka tidak bisa pindah ke ujian kertas. Masalah apapun itu adalah konsekuensi dengan apa yang dipilih. Sebisa mungkin diatasi, jika memerlukan bantuan dari helpdesk juga sangat siap membantu.

UNBK tidak bisa diulang saat itu juga namun bisa jika sekolah mengajukan ke pusat. Setelah selesai sesi harusnya upload dan backup, jika proktor hanya upload tanpa backup maka akan terjadi trouble. Data tidak akan tersimpan dari pelaksanaan sesi yang sudah dilaksanakan.

Hasil tes simulasi bisa diketahui lebih kurang 1 hingga 2 minggu setelah pelaksanaan. Bisa dicetak dengan cara copy manual ke excel karena di web tidak diberi menu download. Website itu hanya untuk cetak daftar hadir, BA dan upload daftar hadir. Selebihnya semua tergantung pada server. Soal di ketik manual untuk materi pelaksanaan try out dan USBK melalui excel. Semua file bergambar juga harus berextention, jpg atau png selain itu tidak mendukung. Selama pelaksanaan try out, sekolah menggunakan aplikasi mandiri.

Kemudian persiapan sekolah dalam pelaksanaan yang dijadwalkan pada Senin (23 s.d 26/4) jenjang SMP/MTs dan agenda UN susulan pada Selasa (8 s.d 9/5) memfokuskan pada serangkaian proses yang dilakukan baik teknis dan materi. Hal tersebut memberikan inovasi bagi Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Matematika Kabupaten Jombang. Bergerak fleksibel dan aktif dengan melaksanakan bedah Standar Kompetensi Lulusan (SKL) UN 2018 di Universitas Negeri Surabaya pada Kamis (22/2). Maksud dari bedah soal tersebut ialah ingin mengetahui prediksi soal dengan mengulas beberapa kumpulan soal dua hingga tiga tahun yang lalu serta memprediksi soal yang akan keluar pada UN 2018. Oleh karenanya universitas dipandang memiliki kompetensi lebih, serta independen. Sehingga hal ini merupakan pertemuan periodik untuk di Kabupaten Jombang.

Ketua F-MGMP Kabupaten Jombang, Edy Purnomo, S.Pd., M.Si mengungkapkan, “Informasi selalu diperbaharui dengan mencarinya dari kampus dan hanya perwakilan guru yang juga merupakan pengurus. Kemudian dari guru perwakilan wilayah mendistribusikan ke setiap wilayah. Maka mampu secara kolektif mengusai disetiap wilayah.” chicilia risca

No comments

Powered by Blogger.