Menjaga Kesehatan Rambut Saat Berhijab


Meskipun rambut yang tertutup memiliki intensitas yang cenderung rendah terpapar pelvri atau sinar matahari. Namun rambut yang tertutup justru kurang memiliki sirkulasi udara yang cukup untuk rambut bisa bernafas.

dr. Puspita Widyasari*


JOMBANG – Bagi perempuan yang menggunakan mode hijab, penting untuk tetap menjaga kesehatan rambut. Pada dasarnya setiap perempuan perlu memahami kondisi kulit kepala dan rambutnya terlebih dahulu. Terdapat beberapa jenis kulit kepala yang berminyak dan tak terawat dengan baik maka akan membuat rambut menjadi berketombe dan kulit kepala terasa gatal.

Guna menghadapi cuaca kemarau saat akhir-akhir ini, maka perlu untuk memperhatikan kebutuhan kulit kepala. Rambut sehat dan bercahaya berawal dari kulit kepala yang sehat. Sehingga memperhatikan titik awal pertumbuhan rambut untuk memastikan agar rambut kuat dan sehat, serta mencegah kulit kepala kering gatal, atau berketombe. Solusinya ialah dengan menjaga kelembaban kulit kepala.


Baca Juga : Sepeda Lowrider Desain Unik dan Nyentrik

Perlu diketahui, melembabkan kulit kepala tak semudah melembabkan kulit tubuh. Sehingga membutuhkan produk perawatan rambut yang tepat, mulai dari sampo sampai perawatan spa yang dapat dilakukan di rumah. Pasalnya bagi perempuan berhijab, cenderung memiliki ruang gerak yang terbatas untuk rambutnya.

Berdasarkan ulasan dari dokter kulit, dr. Puspita Widyasari, meskipun rambut yang tertutup memiliki intensitas yang cenderung rendah terpapar pelvri atau sinar matahari. Namun rambut yang tertutup justru kurang memiliki sirkulasi udara yang cukup untuk rambut bisa bernafas.

Sehingga penting untuk memperhatikan agar rambut tidak rusak. Berikut ini serangkaian tips yang direkomendasikan;

1. Rajin mencuci rambut, hal ini dipengaruhi oleh aktivitas yang padat pada seseorang tersebut. Sebab tingginya helvus-nya keringat pada kepala dan tingginya produktivitas minyak pada rambut yang tertutup hijab menjadikan rambut cepat lembab dan berbau;

2. Pilihlah sampo yang tepat sesuai dengan masalah yang terjadi pada rambut;

3. Gunakan kondisioner untuk menjaga rambut tetap ternutrisi;

4. Keringkan rambut dengan benar, dan jangan menutup rambut jika rambut belum kering sempurna;

5. Penggunaan hairdryer (pengering rambut) dengan temperatur rendah atau sedang jika terlalu tinggi maka akan menyebabkan rambut kering dan mudah patah;

6. Memilih hijab, pilihlah hijab dengan kain yang lembut dan ringan agar sirkulasi udara di rambut dapat terjaga dengan baik;

7. Hindari penggunaan dalaman kerudung yang terlalu ketat dan tidak menyerap keringat;

8. Menjaga pola makan sehat, hindari stres, dan istirahat yang cukup.

 
Puspita Widyasari juga mengungkapkan, jika terdapat anggapan bahwa rambut yang tertutup tidak membutuhkan perawatan adalah hal yang salah. Walau tertutup, rambut juga harus dijaga kesehatannya. Sebab permasalahan rambut bukan karena berhijab tetapi sering dilakukannya kebiasaan tertentu yang memicu kerusakan rambut. Seperti aktivitas mengikat rambut saat menggunakan hijab, hal tersebut sebagai pemicu faktor kerontokan rambut.

Seharusnya mampu mengenal aktivitasnya dan bukan karena hijabnya. Sehingga jika mengikat rambut terlalu lama dapat menyebabkan rontok, maka jika sudah berada di rumah agar digerai. Kemudian dari hal ini, setiap perawatan akan bergantung pada masalah yang dihadapinya. chicilia risca


*) Dokter di Klinik Gudo.

No comments

Powered by Blogger.