Wisata Edukasi Hortikultura, Berani Coba…?


Wisata baru di kawasan Desa Banjarsari, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, yaitu Taman Agro Jatim atau biasa disebut Taman Ponggok. Diantara areal persawahan masyarakat, terdapat 5 hektare lahan yang indah dan menyegarkan pandangan mata.

BANDAR KEDUNGMULYO, MSP – Bingung menghabiskan akhir pekan bersama keluarga tercinta? Sekian banyak tawaran tempat berlibur bersama keluarga tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Jombang, mencuatnya Wonosalam menjadi destinasi wisata menjadi daya pikat tersendiri bagi sebagian travellnista. Traveller bebas memilih destinasi wisata mana yang mampu menggugah rasa penasaran untuk disinggahi.

Kali ini kami akan memberikan referensi lokasi wisata baru di kawasan Desa Banjarsari, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, yaitu Taman Agro Jatim atau biasa disebut Taman Ponggok. Diantara areal persawahan masyarakat, terdapat 5 hektare lahan yang indah dan menyegarkan pandangan mata. Pada lahan tersebut tumbuh sekitar 200 varietas tanaman pangan dan non pangan. Tampak diantaranya tanaman bunga, buah, sayuran, kacang-kacangan tumbuh subur di area tersebut.

Aneka ragam tanaman itu disusun menjadi berbagai macam bentuk, tampak kumpulan pulau-pulau di Indonesia hingga susunan bunga bertuliskan ‘JAWA TIMUR’ pun terlihat jelas sejak pertama memasuki lokasi. Ada juga replika ‘Ringin Contong’ terbuat dari susunan potongan bambu bersebelahan dengan warna-warni bunga dan berbagai sayuran yang indah laiknya menyapa kedatangan pengunjung.

Tidak hanya suguhan keindahan susunan tanaman saja yang memukau, bentuk unik buah-buahan pun tersaji di beberapa lokasi. Labu ‘Dewa Mabuk’ yang berbentuk seperti tempat minum, melon dengan bentuk kubus serta buah berwujud unik lain dapat dijumpai pada beberapa penjuru taman.

Terdapat sebuah tower atau menara di sebelah pintu masuk, tower setinggi 3 meter tersebut bisa digunakan untuk menikmati keindahan dari spot atas. Jika ingin naik ke tower, pengunjung dikenakan biaya Rp 2 ribu perorangnya dan hasilnya akan dikelola karang taruna desa setempat. Dari atas tower pengunjung bisa berswafoto berlatar hamparan warna-warni tanaman nan segar serta menyejukkan mata dengan puas.

Tersedia beberapa saung di lokasi-lokasi tertentu. Saung dapat digunakan sebagai tempat berteduh pengunjung jika merasa capek mengelilingi taman. Sembari bersantai di saung, pengunjung bisa melihat beberapa contoh buah unggulan hasil panen persawahan tersebut.

Taman Agro Jatim sendiri diresmikan pada tanggal (3/10), setelah resmi dibuka ratusan wisatawan lokal maupun luar daerah tampak memadati lokasi taman wisata. Pembukaannya sendiri bersamaan dengan ditunjuknya Kabupaten Jombang sebagai tuan rumah ‘Gelar Inovasi Teknologi Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Timur Tahun 2017’, yang diresmikan Gubernur Jawa Timur diwakili Asisten II (Bidang Ekonomi), Fattah Yasin.

Turut hadir pula Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Jombang, Ir. Sucipto, Ketua Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Tjaturina Wihandoko, perwakilan Dinas Pertanian se-Jawa Timur, sejumlah dinas terkait, beberapa kelompok tani, mahasiswa dan peserta didik SMK di Jombang. Kehadiran mahasiswa beserta peserta didik SMK ditujukan supaya mampu memberikan edukasi mengenai inovasi terbaru di bidang pertanian.

Selain berlibur, pengunjung pun bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang dunia pertanian. Di setiap tanaman terdapat deskripsi secara lengkap, sehingga pengunjung bisa mempelajari seluk beluk tanaman yang ada dan bisa diterapkan secara langsung.

Sejatinya refreshing tidak harus dengan biaya mahal, alangkah bermanfaatnya jika dengan berwisata kita dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang membangun. Bagaimana? Ingin mencoba sensasi liburan berbeda? fakhruddin