Ivan Dwi Febrian berharap bila kedepan bisa menjadi acara rutin yang di gelar di Jombang. Apalagi antusias peserta sangat banyak, terbukti ada sekitar tigapuluh peserta yang mengikuti dan semua mencoba menampilkan yang berbeda daripada lodeh biasanya.

JOMBANG – Berangkat dari pengalaman mengikuti festival kuliner di Pasuruan, Jawa Timur, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jombang menggagas Festival Lodeh Jombangan. Alasannya dipilihnya lodeh sebagai menu yang dilombakan, ungkap Ketua Pelaksana Ivan Dwi Febrian, S.Kom bahwa ketika berkunjung ke Kota Santri selalu menuju ke sentra penjual panganan lodeh (kikil) yang berada di Desa Mojosongo, Kecamatan Jombang.

“Banyak peserta melakukan inovasi dengan lodeh buatannya. Baik bahan yang digunakan maupun cara penyajiannya sehingga mengundang decak kagum masyarakat hingga para juri untuk mencicipi,” terang Ivan Dwi Febrian yang ditemui kala acara di Aloon-aloon Jombang, Minggu (15/12).

Salah satu peserta serta Juara II Lomba Masak Lodeh Jombangan, Resda Dewi Tara. Mengatakan keunikan masakan buatannya adalah menggunakan rebung asap. Selain itu memberikan daging suwir sebagai toping yang sebelumnya sudah dimasak hingga gembur dengan balutan pelbagai bumbu rempah-rempah.

Baca Juga:
Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto Titik Kumpul Hindari Belanda

“Bahan utama rebung asap ini saya pilih sebagai ciri khas untuk lodeh Jombangan dengan alasan kadar air di dalamnya yang berkurang. Sehingga ketika rebung tersebut dikunyah, tak terasanya renyah tetapi lembut. Ungkapan ini dinyatakan oleh para juri saat datang ke stan saya dan mencicipi. Para juri tak mengira jika yang dikonsumsi merupakan perpaduan dari rebung asap dan juga daging sapi suwir,” tutur perempuan duapuluhlima tahun itu.

Ivan Dwi Febrian berharap bila kedepan bisa menjadi acara rutin yang di gelar di Jombang. Apalagi antusias peserta sangat banyak, terbukti ada sekitar tigapuluh peserta yang mengikuti dan semua mencoba menampilkan yang berbeda daripada lodeh biasanya. Namun hasil akhirnya tetap dari penilaian para juri yang memiliki latarbelakang kuliner. chicilia risca