Foto : Istimewa

Iftato’ Uddin Ahmad Haris. M.Pd.*

Makalah merupakan karya tulis yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil kajian pustaka (teori) atau hasil pengamatan (penelitian). Tahap-tahap Penyusunan Karya Tulis (makalah) antara lain,

1. Persiapan

a. Mengumpulkan dan membaca buku-buku untuk memilih dan menentukan topik.

b. Membaca buku-buku untuk memperluas pengetahuan yang berhubungan dengan topik yang telah terpilih.

c. Mengembangkan kerangka Makalah.

2. Penulisan

Kegiatan pengembangan kerangka makalah menjadi sebuah makalah.

3. Pemeriksaan (Revisi)

Pemeriksaan terhadap isi dan penggunaan kata, kalimat, ejaan, dan tanda baca.

A. Pertimbangan dalam Memilih Topik

a. Topik harus bermanfaat.

b. Menarik dan sesuai dengan minat penulis.

c. Topik harus dikuasai penulis.

d. Tersedia sumber-sumber informasi dan bacaan.

B. Contoh Pembuatan Karya Tulis

Topik : Obat tradisional

Pembatas : Tapak dara sebagai obat tradisional

Topik Karangan : Tapak dara sebagai obat batu ginjal tradisional

Judul Karangan : Pemanfaatan Daun Tapak Dara Sebagai Alternatif Obat Batu Ginjal

Masa Kini

a. Topik : Ide karya tulis yang akan ditulis (masih bersifat umum)

b. Pembatas : Fokus kajian yang akan ditulis

c. Topik karangan : Ide karya tulis yang lebih khusus

d. Judul Karangan

C. Kerangka Karya Tulis

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

1.2 Permasalahan

1.3 Tujuan

1.4 Metode Pengumpulan Data

1.5 Sistematika

BAB II PEMBAHASAN

BAB III PENUTUP

3.1 Simpulan

3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

D. Penyusunan Karya Tulis

a. BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pada bagian ini diungkapkan hal-hal yang melatarbelakangi pembuatan makalah atau karya tulis. Bagian ini mengungkapkan landasan pemikiran pemilihan judul atau permasalahan yang akan ditulis. Contoh,

1.1 Latar Belakang

Penyakit batu ginjal merupakan masalah kesehatan yang cukup signifikan di Indonesia maupun dunia. Penyebab utama batu ginjal adalah pengendapan Kristal kalsium oksalat. Penggunaan tanaman herbal Indonesia dapat bermanfaat untuk sector ekonomi dan kesehatan.

Pembatasan Masalah

Bagian ini mengungkapkan cakupan masalah yang akan dibahas. Masalah yang terlalu luas harus dibatasi supaya pembahasan lebih terfokus. Contoh,

1.2 Pembatasan Masalah

Dari berbagai sasaran yang menjadi fokus penelitian Pemanfaatan Daun Tapak Dara Sebagai Alternatif Obat Batu Ginjal, penelitian ini memusat pada tiga pilihan agar lebih mendalam. Sasaran yang menjadi fokus penelitian ini dibatasi pada :

1. Pemahaman tentang daun tapak dara.

2. Kandungan zat pada daun tapak dara.

3. Hubungan kandungan zat yang berada dalam tanaman tapak dara terhadap penyakit batu ginjal.

Tujuan

Bagian ini mengungkapkan tujuan yang ingin dicapai melalui karya tulis tersebut. Contoh,

1.3 Tujuan

Batu ginjal sudah menjadi salah satu penyakit yang umum di Indonesia. Namun penanganan dan pengobatannya belum memuaskan. Karya tulis ini disusun untuk membantu masyarakat agar lebih bias memanfaatkan tanaman obat tradisional Indonesia dan lebih bias mengatasi penyakit batu ginjal. Dalam kajian ini kami juga akan menunjukkan proses pembuatan “KapsulTapakDara”. Agar menambah pengetahuan masyarakat tentang metode pembuatan obat tradisional Indonesia.

Metode Pengumpulan Data

Bagian ini menjelaskan berbagai teknik yang digunakan dalam pengumpulan data untuk penyusunan karya tulis tersebut. Pengumpulan data dapat dilakukan melalui pengamatan, angket, wawancara, dan membaca buku. Contoh,

1.4 Metode Pengumpulan Data

Data yang dikemukakan dalam karya tulis ini diperoleh dengan berbagai cara. Pertama dengan membaca buku-buku sumber yang ada kaitannya dengan obat tradisional. Kami juga mencari data yang dengan mengadakan percobaan penelitian.

Sistematika Penulisan

Pada bagian ini penulis dapat menjelaskan urutan bab demi bab. Contoh,

1.5 Sistematika Penulisan

Karya tulis disusun dengan urutan sebagai berikut. Bab I Pendahuluan, menjelaskan latar belakang, tujuan, pembatasan masalah, metode pengumpulan data, dan sistematika penulisan.

Bab II Pembahasan, Mengemukakan pembahasan masalah bersumber pada data yang diperoleh dibandingkan dengan teori yang terdapat pada berbagai sumber. Bab III Penutup, memuat simpulan dan saran.

b. BAB II PEMBAHASAN


Contoh

1. Apakah daun tapak dara itu?

2. Apa sajakah kandungan zat pada tanaman daun tapak dara itu?

3. Adakah hubungan kandungan zat yang berada dalam tanaman daun tapak terhadap penyakit batu ginjal?

c. BAB III PENUTUP

1. Kesimpulan: merupakan rangkuman dari bab-bab sebelumnya yang berinti pada penjelasan hasil kajian secara ringkas

2. Saran: merupakan imbauan yang berisi tentang tindak lanjut sebuah kajian.

E. Kutipan

a. Kutipan merupakan sumber atau referensi bacaan yang dikutip untuk kepentingan penulisan karya tulis.

b. Sumber bacaan yang diacu dituliskan pada akhir kutipan diantara tanda kurung. (nama akhir pengarang, tahun terbit buku: halaman tempat kutipan) misal: Bahasa bersifat manusiawi (Bratawijaya, 2006: 4)

c. Apabila nama pengarang buku sumber disebutkan lebih dahulu:

a. Menurut Harjowiyoto (2005: 6) bahasa adalah alat komunikasi yang hanya dimiliki oleh manusia....

F. Penulisan Angka Halaman Karya Tulis

Halaman-halaman bagian awal yang mencakup (a) halaman judul, (b) halaman persetujuan, (c) halaman motto, (d) halaman persembahan, (e) halaman kata pengantar, (f) halaman daftar isi, dan (g) halaman daftar table penulisan penulisan angka, menggunakan angka Romawi kecil. Misalnya, i, ii, iii, iv, v, vi, vii, dan seterusnya.

Penulisan halaman isi, yang mencakup Bab I sampai Daftar Pustaka menggunakan angka Arab, yaitu 1, 2, 3, 4, 5 dan seterusnya. Letak angka halaman ini semuanya di kanan atas, kecuali pada halaman bab.

G. Daftar Pustaka

Daftar Pustaka adalah daftar yang berisi buku, makalah, artikel, dan bahan bacaan lainnya yang dikutip atau digunakan sebagai sumber informasi dalam penulisan makalah.

Hal-hal yang diinformasikan dari sebuah buku dalam penulisan daftar pustaka, meliputi: (a) nama pengarang, (b) tahun penerbitan, (c) judul dan subjudul (jika ada), (d) tempat penerbitan, (e) nama penerbit.

a. Cara Menulis Daftar Pustaka

1. Jika nama pengarang terdiri atas dua kata, kata kedua harus didahulukan.

Misalnya, Amin Santoso ditulis Santoso, Amin. Di belakang nama diberi tanda titik (.). Nama gelar tidak perlu dicantumkan.

2. Tahun terbit buku diakhiri tanda titik (.)

3. Judul buku dan subjudul (kalau ada) ditulis miring atau diberi garis bawah per kata dan diakhiri tanda titik (.)

4. Kota penerbit diakhiri tanda titik (.)

5. Nama penerbit buku diakhiri tanda titik (.)

b. Contoh

Aminuddin. 1987. Pengantar Apresiasi Sastra. Bandung: Sinar Baru.

Badudu, J.S.1981. Membina Bahasa Indonesia Baru. Seri 1, 2, 3. Bandung: Pustaka Prima.

………. . 1981. Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia. Cetakan ke-9. Bandung: Pustaka Prima.

Moeliono, Anton M., dkk. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.

Wijaya, Marlina dan EuisHoniatri. 1997. Intisari Tata Bahasa Indonesia untuk SLTP. Bandung: Pustaka Setia.

*) Dosen Bahasa Indonesia STIT UW Jombang.
Sebelumnya Berikutnya