Foto : Peserta perkemahan mengikuti lomba permainan. (Istimewa)

Andalan Kwarcab Jombang, Nur Betty menceritakan bahwa Perkemahan PLB tersebut sejatinya telah menjadi agenda tahunan dan sangat dinanti-nantikan oleh para peserta didik dan guru pendamping dari SLB Se Kabupaten Jombang.

JOMBANG – Kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) menjadi salah satu kegiatan menyenangkan yang banyak ditunggu oleh para anggota Pramuka. Melalui kegiatan tersebut, para peserta anggota Pramuka dilatih untuk mandiri, saling bekerja sama, dan mengenal lingkungan sekitarnya.

Tidak terkecuali bagi para peserta didik dari Sekolah Luar Biasa (SLB). Meski memiliki keterbatasan, antusias sangat besar saat mengikuti kegiatan Perkemahan Pendidikan Luar Biasa (PLB) yang dilaksanakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Jombang. Dilaksanakan pada (23-24/11) lalu, kegiatan ini diikuti oleh hampir 175 orang peserta beserta pendamping yang berasal dari limabelas Gugus Depan (Gudep) SLB Se Kabupaten Jombang.

Ditemui terpisah, Andalan Kwarcab Jombang, Nur Betty menceritakan bahwa Perkemahan PLB tersebut sejatinya telah menjadi agenda tahunan dan sangat dinanti-nantikan oleh para peserta didik dan guru pendamping dari SLB Se Kabupaten Jombang. Hal ini mengingat kegiatan kepramukaan di luar sekolah bagi peserta didik PLB sangat langka

Baca Juga : SRA Pincang

“Sehingga ketika anak-anak ini dikumpulkan bersama, terlihat sangat senang dan antusias. Tidak hanya peserta didik, para pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) ini juga turut antusias membimbing, mengarahkan dan sesekali membantu para peserta didiknya,” urai Nur Betty.

Foto : Pemberian piala kejuaraan. (Istimewa)

Perempuan yang juga menjabat sebagai Pengawas SD di Kecamatan Perak ini kemudian mengemukakan bahwa mengingat peserta perkemahan yang diadakan di Lapangan Bundar SMA Negeri 3 Jombang itu diikuti oleh para peserta didik berkebutuhan khusus, maka peraturan yang diberlakukan pun tidak seketat perkemahan pada biasanya. Salah satu peraturan yang paling diperlunak adalah jumlah anggota peserta dalam setiap kelompok. Jika dalam perkemahan biasa, satu kelompok harus berasal dari jenjang sekolah yang sama, untuk Perkemahan PLB dalam satu kelompok diperbolehkan untuk lintas jenjang selama masih dalam satu Gudep SLB yang sama.

Disamping itu, keterlibatan pendamping dalam setiap kegiatan juga tidak bisa dilepaskan. Sehingga standar penilaian untuk setiap jenis lomba yang dikompetisikan juga lebih disesuaikan kembali.

Kegiatan Persami PLB semacam ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada ABK. Harapannya para ABK bisa lebih percaya diri, peduli, berprestasi dan juga mandiri. Meski dengan keterbatasan yang dimiliki, melalui latihan dan kebiasaan para ABK harus tetap bisa berdikari. fitrotul aini.