“Anak didik dapat mengenal aturan, cara bersosialisasi, menempatkan diri, menata emosi, toleransi, kerjasama, dan menjujung tinggi sportivitas” - Kepala TK Dharma Wanita Dukumojo, Sri Kristiana, S.Pd. -

MOJOAGUNG – Sekolah menjadi sebuah wadah atau ruang bermain anak selain lingkungan sosial dimana mereka tinggal. Melalui sekolah pula beragam jenis permainan tradisional kerap dipermainkan guna mengenalkan kepada anak. Maklum sekarang ini anak lebih paham soal gadget daripada permainan tradisional yang membutuhkan kecakapan, kekompakan, dan olah fisik dalam melakukannya.

Disadari pentingnya mengenalkan dan memberikan pengalaman langsung tentang permainan tradisional tersebut, maka TK Dharma Wanita Dukumojo, Kecamatan Mojoagung mencoba mewajibkan dalam setiap pembelajaran kepada anak didiknya. Baik itu loncat karet, engklek, kelereng, maupun ular naga.

“Bagi anak usia dini, bermain digunakan untuk mempelajari berbagai hal. Anak didik dapat mengenal aturan, cara bersosialisasi, menempatkan diri, menata emosi, toleransi, kerjasama, dan menjujung tinggi sportivitas,” jelas Kepala TK Dharma Wanita Dukumojo, Sri Kristiana, S.Pd.

Baca Juga: Allah Tidak Cerewet Seperti Kita

Berbicara tentang bermain, lembaga yang beralamatkan di Jalan A. Yani Nomor 52, Dusun Mojolegi, Desa Dukuhmojo ini masih menerapkan permainan tradisional. Setiap usai makan bersama atau jadwal istirahat tiba, saatnya bagi anak didik untuk bermain bersama di halaman sekolah. Keceriaan dan antusias anak didik begitu kompak saat sedang melaksanakan permainan Ular Naga.

“Meski bangunan yang berada pada satu halaman dengan SDN Duhmojo II Mojoagung, tak mengurungkan semangat dari pembiasaan usai makan bersama setiap harinya. Anak didik juga terlihat selalu tertib melaksanakan setiap kegiatan, seperti permainan tradisional yang melibatkan jumlah anak yang lebih dari satu ini,” terang perempuan berhijab tersebut.

Perempuan yang berasal dari Wonosalam tersebut bercerita, terdapat pula alat permainan seperti ayunan, bianglala, dan lainnya. Sehingga ada pilihan lain bagi anak didik usai bermain permainan tradisional. Terlebih anak didik sangat aktif dan suka bermain sehingga ketersedian permaianan akan sangat membantu.

TK Dharma Wanita Dukuhmojo yang sebelumnya bernama TK Persiapan ini memiliki harapan sukses memberikan pendidikan dasar bagi anak didik di lembaganya. Sehingga kedepannya dapat menyesuaikan diri dengan cepat di jenajang pendidikan selanjutnya. chicilia risca

VISI:

Mandiri, Terpercaya, Berprestasi, Kreatif, dan Berimtaq

MISI:


1. Membangun citra sekolah sebagai mitra terpercaya di masyarakat.

2. Memfasilitasi kegiatan belajar yang aktif dan menyenangkan sesuai dengan tahapan perkembangan, minat, dan potensi anak.

3. Membangun pembiasaan perilaku hidup bersih, sehat, dan berakhlak mulia secara mandiri.

4. Membangun kerjasama dengan orang tua, masyarakat, dan lingkup terkait dalam rangka pengelolaan TK yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing.

Prestasi:

1. 10 besar Lomba Tangkram tingkat kabupaten.

2. Kepala sekolah berprestasi tingkat kabupaten mewakili Provinsi Jawa Timur.
Sebelumnya Berikutnya