JOMBANG - Dibalik kesuksesan seorang suami pastilah ada sosok isteri yang giat mendukung dan penuh keikhlasan melantari dengan doa. Agar segala yang dijalankan mampu berbuah hasil manis serta dirasakan oleh semuanya.

Hal itu tampak dari perempuan elok nan anggun dengan hijabnya, Lilik Agus Purnomo yang tak lain adalah isteri tercinta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, SH., M,Si. Selain terlibat aktif dalam mengemban amanah yang melekat sebagai Ketua Dharma Wanita Disdikbud Kabupaten Jombang, tak lupa selalui menjalankan tanggungjawab mulia sebagai ibu di rumah.

“Mulai dari mengurus rumah hingga menghidangkan makanan yang digemari oleh bapak dan anak-anak saya selalu turun tangan. Setidaknya memberikan yang terbaik mulai dari segi kesehatan hingga kenikmatan,” tutur ibu dua anak ini ketika di temui di rumahnya.

Baca Juga: DWP Disdikbud Kabupaten Jombang Bekali Keterampilan Menyanyi dan Dirigen

Mengenang masa silam saat berkenalan dengan sang suami, sambil melempar sebaris senyum tersipu malu bahwa semua serba kebetulan. Lantaran menempuh pendidikan perguruan tinggi di kota yang sama yakni Malang. Alhasil setiap ada kebutuhan dan kesulitan yang di hadapinya selalu di bantu oleh Pak Beres, sebutan akrab Agus Purnomo oleh teman-temanya.

“Serupa pepatah Jawa dulu mbak, Witing Trisno Jalaran Soko Kulino. Kebetulan saat itu bapak punya sepeda motor baru, sedangkan saya tidak membawa motor. Jadi sering meminjam motor beliau untuk keperluan di sana. Semakin lama malah tambah dekat dan puncaknya memutuskan untuk menikah pada tahun 1999,” terang perempuan 48 tahun ini.

Hingga sekarang pun Lilik Agus Purnomo bersama suami tercinta kerap melakukan aktivitas bersama di luar rutinitas sebagai refresing menghilangkan kejenuhan. Mulai dari berolahraga bersama bersepeda keliling sekitar rumah, berenang, kerap juga melewatkan waktu bersama sekedar bersantai di rumah.

Baginya guna menciptakan kondisi fisik dan pisikis yang sehat bukan sekedar olahraga semata. Melainkan melatih serta membiasakan berpikir positif sehingga ketika menghadapi permasalahan bisa diambil penyelesaian penuh kebijaksanaan seraya solutif. Apalagi sebagai perempuan yang kelak mendampingi suami serta menjadi teladan anak-anaknya. Harus mampu mempersembahkan yang istimewa.

Lilik Agus Purnomo berpesan, “Bila membiasakan berpikir positif memang butuh belajar dari pengalaman sebelumnya. Sehingga memiliki cara pandang yang luas dalam melihat persoalan yang dihadapi. Setelah mempertimbangkan segalanya barulah diambil keputuskan. Walau tidak sepenuhnya baik tetapi resiko terburuknya lebih kecil.

Reporter/Foto: Fitrotul Aini/Aditya Eko P.
Sebelumnya Berikutnya