Alam sebagai tempat tinggal manusia tentunya sangat penting untuk selalu di jaga. Pencemaran hingga kerusakkan lingkungan merupakan potensi yang memprihatinkan untuk kelangsungan kehidupan kedepannya. Sudah banyak contoh di negeri ini, akibat pencemaran serta kerusakkan lingkungan mengakibatkan gangguan sosial, kesehatan, bahkan bencana alam.

Oleh karena itu perlu adanya kesadaran dalam mencintai alam guna selalu melestarikannya. Majalah Suara Pendidikan berkesempatan membagikan cara Gemala Hanafiah untuk lebih peduli terhadap alam, utamanya lingkungan tempat tinggal kita.

Baca Juga:
Ayam Betutu Kang Edi Rasanya Nagihi

Gemala Hanafiah merupakan seorang atlet selancar, artis, dan traveler Indonesia yang cukup populer di kalangan generasi muda. Tak ada salahnya belajar mencintai lingkungan dari perempuan berparas ayu ini. Apalagi Jombang saat ini seringkali mendapati permasalahan lingkungan yang bersumber dari masyarakatnya. Selain juga ada penyebab lain yang tanpa di sadari atau tidak akan berbuntut panjang pada kondisi Kota Santri kedepannya. Berikut petikan wawancaranya yang dilakukan melalui surat elektronik,

1. Apa yang membuat anda menjadi mencintai lingkungan?

Saya mencintai lingkungan sejak sering berinteraksi dengan lingkungan, dan itu sudah dibiasakan olah orang tua sejak kecil, membuat saya otomatis jadi lebih peduli terhadap lingkungan. Bermain di alam, menikmati alam saat traveling, menyelam, surfing, semua adalah kegiatan yang membuat saya berinteraksi langsung dengan alam, dan membuat saya menjadi lebih menghargainya.

2. Menurut anda, kondisi lingkungan di Indonesia seperti apa?

Indonesia sangat luas. Pada beberapa lokasi kondisi alamnya masih sangat terjaga dan indah, di sisi lain, ada juga lokasi yang terbilang sudah rusak dan memerlukan penanganan serta kebijakan khusus untuk mengembalikan kondisinya, serta menjaga keberlangsungannya. Tak tertutup hanya di lokasi pariwisata saja.

3. Adakah optimisme dari pandangan anda setelah mengunjungi beberapa daerah di Indonesia bila kedepan bisa berubah?

Untuk beberapa daerah, ya, memang ada harapan, Ada daerah yang tadinya jadi penuh sampah misalnya karena tingginya angka kunjungan wisatawan, menjadi lebih bersih karena penanganan yang tepat dan penyuluhan aktif terhadap praktisi setempat. Tapi sebaliknya, masih banyak juga daerah yang masih terkesan cuek dan tak perduli akan keberlangsungan potensi alam mereka. Setau saya sudah banyak upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menggenjot usaha pelestarian tersebut.

4. Bagi anda, bagaimana menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan?

Mungkin pepatah dari jaman Sekolah Dasar ini terdengar usang, namun terasa sekali kebenarannya: Tak kenal, maka tak sayang. Bagaimana kita bisa mencintai lingkungan jika kita tidak pernah berinteraksi atau melihat langsung akibat dari perbuatan negatif kita pada alam? Cobalah untuk sejenak meluangkan waktu berwisata ke alam sesekali.

5. Sejauh ini apakah upaya yang dilakukan pemerintah hingga lingkungan terdekat (keluarga, red) sudah efektif dalam menumbuhkan rasa cinta kepada lingkungan?

Saat ini saya melihat perkembangan yang sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Pemerintah mempunyai banyak pogram yang bagus untuk menjaga kelangsungan alam, tinggal pelaksanaannya dan tak kalah penting adalah pengawasan serta konsekuensi yang harus ditegakkan bagi para pelanggar. Media sosial ikut membantu menyebarluaskan semangat menjaga alam ini, dan teman-teman semakin bertanggung jawab dalam memposting kegiatannya. Selalu mengingatkan untuk mejaga dan menghindari tindakan yang merugikan.

6. Adakah strategi yang anda pandang efektif untuk mulai menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan?

Selain tentunya anjuran untuk piknik agar mempunyai pengalaman langsung, trend menumbuhkan rasa malu untuk melakukan perbuatan merusak juga tak kalah pentingnya.

7. Menurut anda selama berjelajah di berbagai daerah di Indonesia, daerah mana yang kiranya cukup perhatian terhadap lingkungan? Mengapa?

Bali menjadi contoh yang paling kompleks. Mereka sadar akan potensi yang dimiliki, meskipun wilayahnya tak luas. Maka itu mereka berusaha untuk menjaganya. Namun gelombang pengunjung yang sangat besar memang membuatnya tak mudah untuk terus menerus dipertahankan. Contoh tindakan aktif dari pemda juga adalah Banyuwangi. Mereka fokus mengembangkan wisatanya sembari tetap menjaga alam.Tangkahan dan Tanjung Puting juga sangat serius dalam menangani hal ini, karena mereka sangat menyadari bahwa keasrian alam yang mereka miliki merupakan daya tarik utama turis mancanegara.

8. Apa pesan anda untuk Jombang pada khususnya dan generasi muda bangsa pada umumnya terkait lingkungan?

Cobalah untuk mengenal potensi apa yang ada di sekitarmu. Kunjungi dan nikmati, Menjadi tuan rumah di rumah sendiri. Dengan begitu secara otomatis kamu akan memiliki rasa kasih sayang untuk menjaganya.

Data Gemala Hanafiah

Nama : Gemala Hanafiah

Tempat, Tanggal Lahir : Balikpapan, 7 Maret 1980

Kewarganegaraan : Indonesia

Pendidikan : Institut Teknologi Nasional Bandung

Profesi : Presenter, Surfer/Peselancar, Content crEator

Hobi : Surfing dan Hiking

Prestasi : Juara 1 Occy’s Grom CompetitionBillabong 2010 di Malaysia

Akun Sosial Media :


· Instagram - @g_hanafiah

· Facebook - Gemala Hanafiah

· Twitter - @g_hanafiah

· Youtube - Wet Traveler

Reporter/Foto: Rahmat Sularso Nh./Istimewa
Sebelumnya Berikutnya