JOMBANG - Anak adalah anugerah dari Tuhan. Oleh karena itu, ada kewajiban dalam membina dengan baik agar ke depan ketika dewasa memiliki adab yang baik. Hal itulah yang disadari oleh KBIT Ar Ruhul Jadid Jombang. Lembaga ini berupaya keras menggembleng anak didiknya supaya kelak mimiliki keperibadian yang matang.

Berpijak dari kitab suci Alquran dan Sunnah sebagai landasan pembelajaran. Mulai dari meneladani para rosul yang diterangkan dalam Alquran hingga mempraktikannya dalam perwujudan peribadahan sederhana, mengucapkan salam, tidak berkata kotor, jujur, dan saling menghormati yang selalu dibiasakan.

Kepala KBIT Ar Ruhul Jadid, Lutfi Ekawati mengkui usia emas anak didik harus dijadikan sebagai peluang berharga dalam memasukkan nilai dan pembiasaan yang baik. Apalagi kecenderungan anak didik belajar dari meneladani, sehingga menjadi kesempatan dalam memberikan teladan yang baik.

Baca Juga: Manasik Haji PKG PAUD Melati Kecamatan Diwek Tumbuhkan Semangat Berhaji

“Pendidikan agama sudah sama halnya dengan pondasi rumah. Apabila tidak terbangun dengan baik serta kokoh, dimungkinkan kedepannya akan roboh. Demikian juga anak didik, sejak dini harus dibangun dasar keagamaan dalam membentuk kepribadiannya. Diharapkan ke depan selain mengokohkan dirinya sebagai pribadi yang baik, tentu dapat dijadikan bekal berharga,” terang Lutfi Ekawati.

Paling mudah adalah adab dalam bertutur kata. Tantangannya sekarang adalah lingkungan dan perkembangan teknologi informasi yang kian pesat dan bebas. Sehingga pilihan kata yang digunakan dalam berkomunikasi hingga mengungkapkan perasaan terkesan seronok atau tak pantas. Nah, ketika sudah dibiasakan sejak dini bertutur kata dengan baik, besar harapan kelak dewasa hingga akhir hayat tetap terpatri. Meski di luar banyak penggunaan diksi yang tidak pantas dan tak sesuai. Terlebih di Budaya Jawa ada tingkatan penutur sebagai perwujudan penghormatan. Artinya, di dalam budaya sendiri juga telah diajarkan adab yang baik.

Salah satu guru KBIT Ar Ruhul Jadid Jombang, Nadlifatul Ulfa menambahkan, menanamkan adab yang baik secara kuat dan kokoh ke dalam jiwa anak, akan mampu menolak syahwat yang jelek. Juga menjadikan jiwa mereka tidak akan merasa nyaman kecuali dengan hal-hal yang baik.

“Intinya di lembaga kami yang terpenting adalah menuntaskan adab tersebut kepada anak didik. Insya Allah untuk bidang akademik lainnya akan mengikuti nantinya,” tegas Nadlifatul Ulfa.

Reporter/Foto: Aditya Eko P.
Sebelumnya Berikutnya