Di Balik Penanggalan Kalender Hijriah


Kaum muslim memiliki penanggalan tersendiri yang disebut penanggalan Hijriah yang berbasis bulan (Qomariyah). Sistem penanggalan ini dihitung berdasarkan peredaran Bulan. Pergantian hari dilihat dari rotasi Bulan sehingga jumlah harinya lebih sedikit yaitu 354 hari. Selisih ini yang menyebabkan hari raya dalam Islam selalu bergerak maju 11 hari dari kalender Masehi. Dalam kalender Hijriah juga terdapat 12 bulan, yang satu bulannya berkisar 29-30 hari. 1 bulannya adalah siklus fase Bulan yang nampak dari Bumi.

Penetapan 1 bulan ini sesuai dengan firman Allah SWT, dalam surat At-Taubah ayat 36: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan haram....”.

Baca Juga: Sabtu, 11 Juli 2020

Penetapan tahun pertama di kalender Hijriah adalah ketika Nabi Muhammad SAW hijrah dari Makkah ke Madinah. Saat ini bertepatan pada tahun 622 Masehi. Selain perhitungan yang berbeda, nama-nama di kalender Hijriah juga berbeda dengan kalender Masehi.

Muharram
Tanggal 1 muharram diperingati umat Islam sebagai tahun baru. Muharram artinya hal yang diharamkan atau yang menjadi pantangan. Penamaan ini disebabkan karena bulan ini dilarang berperang atau jadi pertumpahan darah.

Rabi’ul Awal
Bulan ketiga adalah Rabi’ul Awal yang berarti rabi’(menetap) dan awal (pertama). Artinya adalah masa kembalinya kaum pria yang merantau ke rumah masing-masing dan menetap. Bulan ini juga termasuk bulan yang istimewa karena pada bulan inilah Rasulullah lahir, diangkat menjadi Rasul, melakukan hijrah, dan wafat.

Jumadil Awal
Nama bulan kelima ini berasal dari kata jumadil (kering) dan awal (pertama). Hal ini karena pada bulan Jumadil Awal atau Jumadil Ula merupakan awal dari musim kemarau dan mulai terjadi kekeringan. Dilihat dari kejadian sulit untuk bertanam dan berternak.

Rajab
Bulan Rajab adalah bulan ketujuh yang berarti mulia dan menahan diri. Penamaan ini karena bangsa Arab saat ini sangat memuliakan bulan ini antara lain dengan melarang untuk berperang. Pada bulan ini juag terjadi peristiwa Isra’ Mi’raj yang diperingati setiap tanggal 27 Rajab.

Ramadan
Salah satu bulan istimewa ini memiliki arti panas. Bulan ini adalah satu-satunya yang disebutkan dalam Al-quran. Satu bulan ini memiliki keutamaan, kesucian, dan berbagai keistimewaan. Hal ini karena banyak peristiwa penting seperti turunnya wahyu pertama, terdapat malam lailatul Qadar di mana malaikat turun ke Bumi memberkati orang-orang yang beribadah. Pada bulan ini, kaum muslim juga wajib berpuasa untuk membakar dosa-dosa, menjaga diri, dan banyak-banyak beribadah.

Dzulqaidah
Bulan ini berasal dari kata Dzul (pemilik) dan Qa’adah (duduk). Penamaannya karena pada bulan ini merupakan waktu beristirahat bagi kaum laki-laki yang dinikmatinya dengan duduk-duduk di rumah. Pada bulan Dzulqaidah juga dilarang untuk berperang.

Shafar
Bulan kedua tahun Hijriah adalah Shafar yang berarti kosong. Penamaan ini karena pada bulan Shafar semua laki-laki bangsa Arab pergi meninggalkan rumah atau merantau, berdagang, atau berperang. Sehingga pemukiman mereka kosong dari laki-laki.

Rabi’ul Akhir
Bulan selanjutnya adalah Rabi’ul Akhir yang berarti masa menetap kaum laki-laki untuk terakhir atau penghabisan. Masa-masa ini dilakukan dengan menggembala dan berternak. Nama lain dari bulan ini adalah Rabi’uts Tsani.

Jumadil Akhir
Bulan keenam ini berarti pengujung musim kemarau dan terbebas dari masa kekeringan. Nama kain dari bulan ini yaitu Jumadil Tsaniyah.

Sya’ban
Bulan Sya’ban berarti berkelompok. Penamaan Sya’ban karena zaman dulu orang Arab biasanya mencari nafkah dengan berkelompok. Selain mencari nafkah mereka juga biasanya berternak, mencari air dan lainnya. Kejadian penting yang terjadi di bulan ini adalah pemindahan kiblat dari Baitul Muqaddas (Baitul Maqdis) ke Ka’bah.

Syawwal
Bulan Syawwal berarti kebahagiaan. Hal ini karena, pada bulan Syawwal manusia kembali ke fitrahnya (kesucian) setelah menunaikan puasa, berzakat dan saling memaafkan sehingga penuh keberkahan dan kebahagiaan.

Dzulhijjah
Bulan terakhir pada tahun Hijriah adalah bulan Dzulhijjah di mmana yang berarti menunaikan haji. Hal ini karena pada bulan ini dilakukannya ibadah haji dan diwajibkannya menyembelih hewan kurban yang dilakukan pada tanggal 10 Hijriah.

Desain/Data: Aditya Eko P.