Tanpa Internet Google Classroom Bisa Digunakan


NASIONAL - Jika sekolah beroperasi secara virtual melalui Google Classroom karena pandemi Covid-19, mungkin guru bertanya-tanya bagaimana cara mengajar peserta didik yang tidak memiliki akses internet di rumah, atau akses bandwidth rendah.

Untungnya, ada banyak cara untuk membuat laptop dan G Suite tetap berjalan meskipun akses online lambat atau tidak tersedia. Google telah mengumpulkan ide-ide untuk pendidik dan tim Informasi Teknologi (IT) sekolah yang ingin mendorong semua peserta didik untuk terus belajar, terlepas dari akses online mereka, dalam Google Blog.

Baca Juga: Candra Bangun Setyawan Komposer Muda Asal Kota Santri

Harus Dilakukan oleh Tim IT

Untuk menggunakan laptop dan G Suite tanpa Wi-Fi atau konektivitas rendah relatif mudah, Anda perlu mendaftarkan tim EdTech dan IT mengatur akses offline untuk semua orang. Pertimbangkan meluangkan waktu beberapa menit guna membimbing peserta didik dan staf melalui proses saat mereka berada di jaringan Wi-Fi sekolah. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Mengaktifkan akses offline untuk semua pengguna. Tim IT dapat melakukan ini dari konsol admin G Suite menggunakan instruksi ini untuk perangkat yang dikelola, di bagian Fitur dan Aplikasi di Konsol admin, administrator dapat mengklik *’Izinkan pengguna untuk mengaktifkan akses offline'.
  2. Pengguna G Suite perlu mengunduh ekstensi Google Documents Offline untuk Browser Chrome, yang akan memungkinkan mereka menggunakan Google Documents, Spreadsheet, Drive, dan Slide tanpa akses online.
  3. Harus mengaktifkan akses offline aplikasi G Suite yang ingin mereka gunakan sebelum offline. Bagikan petunjuk ini untuk membuka file G Suite secara offline.
  4. Meminta peserta didik menguji apakah akses offline berfungsi dengan baik. Bantu mereka mematikan akses Wi-Fi dan mencoba mengakses file G Suite. Peserta didik dapat mengunduh catatan dari Slides, Documents, dan lainnya, serta mengunduh bahan dari Kelas dan Drive untuk ditonton nanti jika mereka tidak memiliki internet di rumah. 
Tim IT juga bisa mendorong peserta didik untuk menggunakan ekstensi Chrome yang membantu mereka mengerjakan tugas kelas saat offline.

Perlu Diperhatikan oleh Guru

Ingatkan peserta didik meskipun mereka tidak memiliki akses Wi-Fi, ada banyak hal yang dapat mereka lakukan dengan laptop mereka, seperti membaca dan menanggapi email. Setelah administrator IT mengaktifkan akses offline, mereka dapat membaca dan menulis email, lalu segera dikirim setelah peserta didik kembali online.

Selain itu, peserta didik juga bisa mengambil, melihat, dan mengedit foto dan video, membuat catatan di aplikasi Google Keep, serta bekerja di Google Documents, Spreadsheet, dan File Drive.

Guru juga diharuskan sudah melakukan brainstorming cara kreatif untuk membantu peserta didik tanpa akses online ke rumah melanjutkan studi mereka. Misalnya dengan membuat fitur 'unggah file' di Google Form.

Salah satu opsi pertanyaan di Google Form adalah membuat 'unggahan file'. Hal ini memungkinkan peserta didik untuk mengerjakan podcast, video, jurnal, infografis, dan lainnya, lalu menyerahkannya ke guru mereka melalui formulir. Pada saat peserta didik mungkin tidak memiliki akses internet, mereka masih bisa mengerjakan proyeknya secara offline di laptop di rumah, kemudian mengirim file ketika memiliki akses.

Jika Anda menggunakan Google Classroom dan ingin memastikan peserta didik dapat melihat tugas secara offline, para guru juga bisa mengikuti tutorial YouTube dari Stewart Lee, koordinator integrasi teknologi dengan Anderson School District 3 di South Carolina.

Sumber/Rewrite: tempo.co/Tiyas Aprilia