KABUH – Kepedulian atau kepekaan sosial merupakan salah satu komponen penting yang harus diajarkan anak sedari dini, karena akan lebih baik jika seseorang mempunyai sisi sosial sedari dini supaya menjadi kebiasaan ketika dewasa.

Seperti halnya yang diterapkan TK Muslimat Kabuh ini. Kepekaan sosial ditanamkan pada anak didik agar dapat belajar dari yang dia lihat, dengar, dan rasakan di sekitarnya. Setelah itu, anak akan bisa memahami masalah dan cara mengatasinya.

Kepala TK Muslimat Kabuh, Siti Rokhanah, S.Pd mengatakan bahwa anak cenderung aktif dalam memberi bantuan kepada orang yang membutuhkan. Misalnya gemar membantu teman, guru, orang tua, dan sebagainya. Maka dari itu, kerap kali kepedulian sosial dianggap menjadi penyebab munculnya rasa simpati serta empati.

Baca Juga: Selir Asyiknya Bersepeda Lipat


Munculnya kepedulian sosial juga dapat memicu kepekaan terhadap emosi atau perasaan orang lain yang ada di sekitarnya. Sehingga sejak dini, anak sudah bisa menempatkan diri pada posisi yang sesuai dengan lingkungan atau keadaan yang ditempatinya.

“Menanamkan kepedulian sosial kepada anak bisa dilakukan beberapa cara. Di antaranya adalah kerap melakukan komunikasi terhadap anak didik. Di sini guru diposisikan sebagai pendengar yang baik ketika anak didik sedang mengalami masalah. Jadi, ketika anak didik mengalami suatu konflik dengan teman, ia mampu bersikap terbuka dengan belajar untuk menerima nasihat serta masukan dari orang lain dalam menyelesaikan masalahnya,” ujar Siti Rokhanah.



“Penerapan kegiatan sosial di sekolah kami biasanya dengan cara peduli dengan teman atau keluarga peserta didik lain yang sedang mengalami musibah. Biasanya kita mengadakan sumbangan dari anak didik, yang nantinya diberikan kepada keluarga yang mengalami musibah tersebut,” imbuhnya.

Hal itulah yang menjadikan sekolah dengan 42 anak didiknya tersebut tercipta kerukunan antar semua warga sekolah dan wali anak didik. Pasalnya selama kegiatan pembelajaran di rumah pun wali anak didik saling membantu ketika sedang mengalami kesusahan seperti dalam menunjang pembelajaran daring (dalam jaringan).

“Alhamdulillah dengan pembelajaran dan pembiasaan yang kita terapkan selama ini dapat menghasilkan dampak yang luar biasa. Banyak wali anak didik yang saling membantu saat mendapatkan tugas yang kami berikan secara daring. Jadi kegiatan pembelajaran di rumah berjalan dengan lancar. Selain itu anak didik juga saling membantu saat pembelajaran di sekolah. Terlebih jika pada puncak tema,” paparnya.

Reporter/Foto: Aditya Eko P.

Visi:
Membentuk generasi bangsa yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, kreatif, mandiri, berbudi pekerti baik, dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Misi:
- Unggul dalam sikap perilaku baik

- Unggul dalam kreatifitas

- Unggul dalam kedisiplinan

- Unggul dalam keagamaan

- Unggul dalam kepedulian sosial
Sebelumnya Berikutnya