PLANDAAN – SMA Negeri Plandaan menghadapi tahun pelajaran baru ini, telah mempersiapkan diri dengan perubahan pola pembelajaran. Hal ini merupakan imbas dari penyebaran Covid-19 yang masih marak. Tentu saja, pembelajaran yang biasanya tatap muka harus dialikan melalui dalam jaringan (daring).

Kepala SMA Negeri Plandaan, Joko Priono, S.Pd, M.MPd mengungkapkan bahwa dalam peralihan pembelajaran tidak menjadi masalah. Karena, sebelumnya memang sudah dikomunikasikan dengan wali peserta didik. Dukungan diberikan sepenuhnya karena melihat kesiapan dari guru maupun jadwal pembelajaran.

“Memang ini pilihan yang belum pernah dilakukan. Namun tidak menjadikan itu sebagai kendala berarti, karena ketika mengetahui dasar pelaksanaan dan pola yang bakal dilakukan. Saya rasa tak jadi masalah dan benar nyatanya demikian,” terang Joko Priono.

Persiapan sudah dilakukan jauh hari, sehingga ketika perubahan pola pembelajaran dilakukan telah siap untuk dilaksanakan. Baik itu penyusunan jadwal, modifikasi materi pembelajaran, hingga mengujicoba menjalankannya.

Perkembangan teknologi sekarang ini sangat membantu, tinggal pendalaman dalam penggunaannya supaya tak sampai gagap. Selain itu tentunya dibutuhkan kemampuan guru dalam mengubah materi untuk tatap muka menjadi virtual.

Wakil Kepala Sekolah, Bidang Kurikulum, SMA Negeri Plandaan, Muhammad Zain Zainulloh, S.Pd mengatakan, persiapan sudah dilakukan jauh hari, sehingga ketika perubahan pola pembelajaran dilakukan telah siap untuk dilaksanakan. Baik itu penyusunan jadwal, modifikasi materi pembelajaran, hingga mengujicoba menjalankannya.

Baca Juga: Indonesia Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Muhammad Zain Zainulloh menuturkan, “Selain kesiapan guru menjadi modal dasar, peserta didik mendapatkan pillihan dalam memahami materi pembelajaran karena menggunakan cukup banyak platform. Ditunjang dengan penampilan materi semakin menunjang ketercapaian pemahaman peserta didik.”

Wakil Kepala Sekolah, Bidang Kesiswaan, SMA Negeri Plandaan, Muhammad Zainul Abidin pun mengamini. Melalui pembelajaran daring yang terbilang baru, peserta didik makin aktif melakukan diskusi jarak jauh. Menanyakan kesulitan pemahaman materi yang dianggapnya sukar, hingga menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.

Reporter/Foto: Chicilia Risca Y./Istimewa
Sebelumnya Berikutnya