NASIONAL - Sariawan adalah masalah yang kelihatannya sepele, namun cukup mengganggu. Area di dalam rongga mulut yang mengalami sariawan akan terasa perih ketika terkena makanan atau minuman tertentu.

Apalagi jika sariawan yang dialami adalah jenis sariawan mayor alias sariawan dengan ukuran lebih dari 1 cm dan jumlahnya bisa lebih dari tiga. Ketika masih kecil, kamu mungkin pernah mendengar bahwa berkumur air garam bisa mengatasi sariawan. Apakah hal tersebut benar?

Dr. Herwanto, Sp.A dari RS Mitra Keluarga Kalideres menjelaskan, anggapan tersebut sebetulnya tidak sepenuhnya salah. Air garam bersifat antiseptik, sehingga beberapa orang kerap menggunakannya untuk pertolongan pertama ketika mengalami sariawan atau sakit gigi.

Anak-anak yang sudah lebih besar dan dewasa mungkin bisa menahan rasa perih yang ditimbulkan ketika sariawan terkena air garam, namun anak-anak yang lebih kecil mungkin akan memberikan respons berbeda.

Tidak salah juga kalau untuk pertolongan pertama dan di rumah tidak ada obat apa-apa. Namun, dia tidak menyarankan jika berkumur air garam dijadikan sebagai pengobatan sariawan terus-menerus.

Sifat antiseptik dari garam memang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Namun, sifat antiseptik garam juga bisa membuat rongga mulut menjadi kering dan menyebabkan perih ketika digunakan berkumur.

Anak-anak yang sudah lebih besar dan dewasa mungkin bisa menahan rasa perih yang ditimbulkan ketika sariawan terkena air garam, namun anak-anak yang lebih kecil mungkin akan memberikan respons berbeda. Selain itu, kebanyakan orang cenderung tidak mengetahui takaran garam yang pasti untuk digunakan berkumur.

Baca Juga: Walau Pandemi Wajib Imunisasi


Adapun beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan ketika kamu atau orang di sekitarmu mengalami sariawan minor (berukuran kurang dari 1 cm dan cenderung bisa sembuh sendiri), di antaranya:

1. Jika sariawan disertai nyeri, konsumsi obat anti nyeri dalam bentuk paracetamol yang bebas dijual di apotek. Sesuaikan jenis obat dengan usia penderita. Remaja dan dewasa sudah bisa menggunakan obat berbentuk kumur.

2. Jaga kebersihkan mulut sehingga tidak terjadi infeksi pada sariawan.

3. Pengobatan alami bisa menjadi opsi penanganan pertama, misalnya dengan mengoleskan lidah buaya. Namun, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihannya dan hindari mengoleskan lidah buaya yang belum dibersihkan ke dalam rongga mulut.

Sumber/Rewrite: kompas.com/Tiyas Aprilia

Sebelumnya Berikutnya