NGUSIKAN – Memasuki babak baru pola pembelajaran di saat pandemi Covid-19, selalu dilakukan evaluasi untuk semakin dekat dengan kesempurnaan. Hal itulah yang juga dirasakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Jombang.

Setelah sebelumnya dilaksanakan pengimbasan pola pembelajaran jarak jauh, selanjutnya dilakukan evaluasi guna menguraikan setiap permasalahan hingga ketidaktepatan dalam mengaktualisasikan.

Menurut Ketua Himpaudi Kabupaten Jombang, Tita Aniqowardani, S.Pd, evaluasi merupakan sebuah kewajaran dalam setiap melaksanakan tindak pembelajaran. Selain memperbaiki penampilan guru sebagai ujung tombak pembelajaran, tentunya juga dapat menjadi kesempatan menyerap aspirasi yang didapatkan ketika pembelajaran tersebut telah berlangsung.

Setiap kesempatan dalam penguatan kompetensi pembelajaran guru kerap memberikan apresiasi. Walaupun nilainya tidaklah seberapa. Tentunya sedikit banyak memberikan pengakuan serta menciptakan kegembiraan.

“Terlebih lagi sekarang ini pembelajaran dilakukan jarak jauh, baik guru, anak didik, dan orangtua pasti membutuhkan penyesuaian. Dalam proses penyesuaian itu tidak semua lancar. Kadang ada kendala yang dihadapi dari setiap komponen pembelajaran, oleh karena itu nantinya dapat diperbaiki untuk semakin menyempurnakan hasil dari pembelajaran,” jelas Tita Atiqowardani.

Menurut ibu dua putra ini, asalkan berpijak pada perangkat pembelajaran baik itu berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM), Standar Kompetensi (SK), dan Kompetensi Dasar (KD) keseluruhannya dapat dijalankan dengan alur yang tepat. Sementara dalam evaluasinya, setiap lembaga akan diberi rekomendasi dari hasil penilaian yang sudah ditelaah bersama. Berikutnya rekomendasi tersebut menjadi pijakan.

Baca Juga: KB Alvi Hidayah Tembelang Menciptakan Pendidikan Berkelanjutan


Tita Aniqowardani juga menambahkan, dalam setiap kesempatan dalam penguatan kompetensi pembelajaran guru kerap memberikan apresiasi. Walaupun nilainya tidaklah seberapa. Tentunya sedikit banyak memberikan pengakuan serta menciptakan kegembiraan.

Diakui oleh Guru Kelompok Bermain (KB) Al Firdaus Tondowulan Plandaan, Winarti yang sangat senang atas apresiasi tersebut. Menurutnya bukan personal nilai, sebaliknya hal-hal kecil seperti itu mampu menjadi suntikan semangat dalam terus memberikan yang terbaik kepada anak didik.

“Kami jelas senang mendapat apresiasi itu. Apalagi diberikan saat koordinasi Himpaudi Kabupaten Jombang melalui webinar. Mulai dari rapat kerja maupun pemberian materi dalam penguatan kompetensi kami. Ketika diberikan kepada yang aktif, semakin melecut semangat kami menyampaikan yang kami rasakan. Akhirnya menemukan banyak variasi pembelajaran dari rumah supaya efektif. Karena banyak masukan dan pengalaman dari yang lainnya, ” terang Winarti.

Reporter/Foto: Chicilia Risca Y./Istimewa

Sebelumnya Berikutnya