BARENG - Bekerja dengan senang, ikhlas, bahagia, dengan niat lillahi taala (semata karena Allah SWT) menjadi prinsip kerja yang diterapkan Kelompok Bermain (KB) Nurul Islam Bareng. Prinsip itu yang kemudian diturunkan pada kegiatan pembelajaran pada anak didik di kelas.

“Saat proses belajar, anak didik dibuat senyaman mungkin. Mereka dibebaskan untuk berkreasi dan mengembangkan potensinya. Namun di sisi lain, guru tetap harus mengarahkan potensi yang dimiliki anak didik sesuai dengan tujuan dan target kurikulum tanpa mengekang kebebasan anak didik,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala KB Nurul Islam, Zuaimatul Muthoharoh, S.Psi.

Saat proses belajar, anak didik dibuat senyaman mungkin. Mereka dibebaskan untuk berkreasi dan mengembangkan potensinya.

Perempuan yang akrab disapa Emi ini mengungkapkan, pengembangan dan pembentukan kreativitas, percaya diri, serta kemandirian anak didik menjadi program unggulan. Tiga komponen tersebut diyakini anak didik akan lebih siap untuk mengikuti pembelajaran di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Pengembangan kreativitas dilakukan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari baik yang di dalam maupun luar kelas. Memanfaatkan media dan Alat Pembelajaran Edukatif (APE), anak didik dirangsang untuk menciptakan dan menuangkan imajinasi serta kreativitasnya sesuai dengan tema pembelajaran yang sedang dipelajari.


Baca Juga: Penilik Jombang Digembleng

Begitu juga percaya diri dan kemandirian yang dapat dilakukan bersamaan dalam proses pembelajaran. Misalnya dengan stimulasi guru yang meminta anak didik untuk menceritakan secara bergantian pengalaman yang didapatnya selama proses pembelajaran di depan teman-temannya. Sementara dari kemandirian melatih anak didik untuk tidak bergantung pada guru dalam penyampaian materi. Melainkan membiarkan anak didik memahami sendiri.



“Melatih kemandirian anak didik juga bisa dimulai dengan membatasi keikutsertaan wali anak didik dalam proses kegiatan pembelajaran. Kemudian mengikutkan anak didik pada ajang-ajang perlombaan di luar sekolah,” tambah Zuaimatul Muthoharoh.

Guru KB Nurul Islam Bareng, Kurnia Arum Mustikasari, S.Pd. menambahkan dalam pelaksanaannya jangan sampai terkesan memaksa anak didik. Jadi di dalam pembelajaran anak usia dini harus ditekankan kebebasan dalam menerima maupun saat mengeksplorasi

Reporter/Foto: Fitrotul Aini/Istimewa 

Visi:
"Cerdas, Mandiri, Berakhlakul Karimah"

Terwujudnya Generasi yang Taqwa, sehat, cerdas, kreatif, mandiri, dan berakhlak mulia.

Misi:
1. Mengembangkan program kerja/program sekolah dengan melibatkan seluruh komponen sekolah.

2. Pengembangan di bidang agama dan akhlakul karimah.

3. Mengembangkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan.

4. Mengembangkan penyusunan dan pemetaan struktur organisasi sekolah dan mekanisme kerja sehingga tercipta tata kelola dan tata kerja sekolah yang optimal.

Sebelumnya Berikutnya