Balai Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang, tampak depan. (Rabitha)


TEMBELANG – Penyematan nama tumbuhan menjadi salah satu alternatif yang lumrah digunakan para sesepuh sebagai penanda suatu wilayah yang nantinya menjadi sebuah desa. Sebut saja Desa Blimbing, Sengon hingga Jatipelem yang dahulunya merupakan lahan yang banyak ditemukan jenis tumbuhan yang sesuai dengan sebutan nama desa tersebut.

Salah satunya wilayah yang menjadikan nama tumbuhan sebagai nama desa ialah Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang. Dijelaskan oleh Sekretaris Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang, Poeguh Setiono, berdasarkan cerita pendahulunya diketahui bahwa asal muasal nama Tampingmojo juga terinspirasi dari banyaknya Pohon Buah Maja yang banyak tumbuh mengelilingi wilayah desa.

Orang yang berjasa membabat alas desa adalah Mbah Surokromo yang merupakan kepala desa pertama. Kendati demikian belum diketahui secara pasti tahun periodesasi masa kepemimpinannya.

Poeguh Setiono mengatakan, “Pohon Buah Maja dikenal masyarakat setempat sebagai pohon yang kurang bermanfaat, selain memiliki kulit yang keras juga memiliki rasa buah yang cenderung pahit. Namun banyak ditanam di sekitar area persawahan sebagai peneduh dari sinar matahari.”

Baca Juga: Cara Atasi Kurang Tidur Selama Ramadhan

Selaras dengan hal tersebut, Desa Tampingmojo merupakan daerah pertanian, imbuh Poeguh Setiono. Lantaran dapat dilihat dari segi goegrafisnya Desa Tampingmojo memang dikelilingi area persawahan, sehingga mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani yang sering manghabiskan waktu di sawah. Meski demikian, saat ini sudah jarang ditemukan pohon yang memiliki buah berwarna hijau itu.



“Sedangkan kata Tamping dalam bahasa Jawa berarti menangkis. Oleh karenanya banyak yang menyebutkan bahwa gabungan kata Tamping dan Maja memiliki arti menangkis kepahitan. Sehingga diharapkan masyarakat Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang terhindar dari hal negatif dalam kehidupannya,” papar pria bertubuh tinggi itu.

Pohon Buah Maja yang menjadi asal usul nama Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang. (Rabitha)

Kepala Seksi Pelayanan, Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang, Aan Chumaidi mengatakan bahwa orang yang berjasa membabat alas desa adalah Mbah Surokromo yang merupakan kepala desa pertama. Kendati demikian belum diketahui secara pasti tahun periodesasi masa kepemimpinannya.

Aan Chumaidi melanjutkan, “Sebab, baru diketahui secara pasti tahun berdirinya desa saat periodesasi kepala desa keempat yaitu masa kepemimpinan Kepala Desa Semin pada tahun 1924. Sehingga dapat disimpilkan bahwa desa yang dihuni sekitar 4.420 jiwa penduduk ini telah ada sekitar tahun 1900-an.”

Reporter/Foto: Rabitha Maha

Lebih baru Lebih lama