Gilang dan Reza. (MSP/Adit)


JOMBANG – Sekolah Menengah Kejuruan merupakan lembaga pendidikan yang focus pada pendidikan kejuruan. SMK dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis sesuai bidang keahlian tertentu, sehingga lulusan siap bekerja menjadi wiraswasta, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi seperti politeknik atau perguruan tinggi negeri maupun swasta.


Yuk baca: Ada Manasik Haji Hingga Nonton Bareng di MPLS SDN Kayangan 1


Sejalan dengan itu, Guru BK SMKN 3 Jombang, Balinda Ahadi Farikha, S.Pd., mengatakan melalui lembaga pendidikan ini siswa mempunyai pilihan yang lebih luas saat nanti lulus sekolah.


“Pendidikan di SMK berusaha memberikan peluang ekspresi yang sebesar-besarnya terhadap siswa setelah lulus. Mereka bebas memilih akan melanjutkan bekerja atau melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi,” ujar Balinda Ahadi Farikha, (24/04).


Mari baca: MPLS di SMP ada Damkar dan Materi Moderasi


Balinda Ahadi Farikha menambahkan, sebagaimana yang ditunjukkan SMKN 3 Jombang, sekolah  terus memfasilitasi minat siswa sesuai  pilihan yang akan mereka ambil. 


“Antusiasme siswa SMPN 3 Jombang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Dari awalnya belasan siswa hingga jumlahnya membludak, sehingga kami harus mengatur kadwal konsultasi terkait program studi yang akan dipilih,” ucapnya.


Baca dong: Gairah Olahraga Panjat Tebing di Jombang


Perhatian sekolah ini memberikan hasil yang cukup baik, pada tahun 2026 jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNBT sebanyak 26 anak. Kedua diantaranya bernama Syah Gemilang Satyatana dan Achmad Reza Akbar yang masuk ke Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya pada program studi Teknik Geomatika.


Gilang maupun Reza sapaan akrabnya, terus menjaga agar nilai rapor mereka selalu mengalami peningkatan, Gilang sendiri berhasil mencapai nilai rata-rata 85,96 pada semester akhir.  Konsistensi nilai rapor yang baik tentu akan membuka peluang mengikuti SNBP di SMKN 3 Jombang apalagi hanya 40 persen siswa yang berhak mengikuti.


Baca juga: TK ABA 1 Mojoagung Berencana Terapkan Sistem Hafalan Bagi Siswa


Kedua siswa tersebut memilki minat yang sama di program Studi Teknik Geomatika karena linear dengan jurusan yang mereka ambil di SMKN 3 Jombang. Mereka juga telah cukup menguasai dasar-dasar survei dan pemetaan geospasial.


Selain konsistensi nilai rapor, prestasi juga menjadi poin penting penilainan perguruan tinggi  menerima calon siswa. Sebagaimana Achmad Reza Akbar melampirkan sertifikat Juara 2 Karate pada ajang JFC Cup Road International Championships 2025. Sementara Syah Gemilang Satyatama lolos dengan menempuh jalur KIP-K.


Juga baca: SMPN 1 Wonosalam Raih Medali dan Predikat Sekolah Inspiratif


Pengumuman kelulusan di portal SNBP beberapa waktu yang lalu membuat Gilang dan Reza merasa terkejut.


“Kami kaget dan campur aduk. Kami tahu persaingan di jurusan tersebut cukup ketat, tidak disangka, ternyata kami lolos. Syukur kami atas nikmat yang Tuhan berikan ,” pungkas kedua siswa. - Wahyu Rahmat Hidayat

Lebih baru Lebih lama