Kopi Pare Temuan Kreatif dalam PKM


Kepala Sub Bagian Mahasiswa (Kasubagmawa), Banu Wicaksono, M.Pd. menyatakan, “PKM STKIP PGRI Jombang ini bersinergi pada kemampuan kognitif, afektif, dan sikomotor. Sehingga dalam perjalanannya, mahasiswa mampu berproses pada kreativitas dan konstruktif.

JOMBANG – Mengalami kesulitan dalam biaya kuliah, masih menjadi keraguan utama guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun ketakutan ini mampu terjawab oleh salah seorang mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Jombang, Maria Ulfa melalui beasiswa peningkatan prestasi akademik.

Pasalnya sejak awal masuk STKIP PGRI Jombang, Maria Ulfa mampu menangkap peluang hingga membawanya pada beberapa penghargaan atas ide dan ketelatenannya. Berawal di semester satu dahulu, setiap mahasiswa mengajukan ide yang dipaparkan jelas dalam proposal penelitian. Berdasarkan ide tersebut, lembaga kemudian mengasahnya berdasarkan ketertarikan serta kemampuannya yang diminati dalam Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM).

“Gagasan proposal penelitian pengajuan dengan judul “Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Kopi Pare bagi Kader Kesehatan di Dusun Wates Lor Desa Balongwono, Trowulan, Mojokerto sebagai Pencegahan Diabetes Melitus (DM)”, berawal dari ungkapan kader kesehatan desa yang menyatakan banyaknya masyarakat di lingkungan tempat tinggal saya yang terkena DM,” jelas Maria Ulfa.


Baca Juga : Membangkitkan Lagi Gambus Misri

Perempuan berhijab tersebut menelusuri melalui berbagai observasi seperti ditemukannya fakta maraknya warung kopi. Menandakan kesukaan mengkonsumsi kopi masih menjadi kegiatan wajib. Selanjutnya melihat konsumsi pare yang kurang diminati masyarakat namun di dalamnya memiliki kebermanfaatan positif bagi kesehatan, akhirnya menjadi rujukan jawaban atas komposisi obat sebagai solusi DM. Sehingga bersama kader kesehatan desa setempat menggagas inovasi tersebut yang dikolaborasikan pada gilingan bubuk kering pare dengan kopi.

Kepala Sub Bagian Mahasiswa (Kasubagmawa), Banu Wicaksono, M.Pd. menyatakan, “PKM STKIP PGRI Jombang ini bersinergi pada kemampuan kognitif, afektif, dan sikomotor. Sehingga dalam perjalanannya, mahasiswa mampu berproses pada kreativitas dan konstruktif. Kreativitas yang mengacu pada proses yang unik, serta bermanfaat, kemudian konstruktif ialah bisa melaksanakan. Sehingga secara sederhana, ide mampu diambil dari hal yang dianggap sepele oleh mayoritas masyarakat. Serta berangkat dari permasalahan di lingkungan masyarakat, dan kemudian di bantu di tarik suatu permasalahan dalam komunikasi bentuk proposal.”

Banu Wicaksono juga menambahkan, bahwa mahasiswa harus dibuat resah atas sebuah permasalahan yang ada di sekitarnya. Pasalnya ide kreatif muncul karena terdapat masalah sehingga muncullah inspirasi atau ide yang diselaras dengan kebutuhan.



Dosen Pembimbing PKM, Dian Anik Cahyani, M.Pd. menjelaskan, “Ada permasalahan, solusi dan produk yang ditawarkan sehingga sejauh ini sudah mengalami peningkatan yang responsif. Didukung pula pembuatan produk dengan menyematkan unsur kreativitas, ekonomi, dan pemberdayaan sehingga jadilah program yang selanjutnya mampu berjalan selaras dengan permasalahan masyarakat.”

Melalui keikutisertaan mahasiswa di PKM guna mampu mengatur manajemen berwirausaha secara teratur sehingga harapannya dalam perkembangannya lebih berdaya, bermutu dimata masyarakat ketika lulus dari almamater. Selanjutnya mampu menciptakan peluang lapangan pekerjaan bagi mahasiswa itu sendiri

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STKIP PGRI Jombang, Dr. Nanik Sri Setyani, M.Si. menegaskan, “Bermula dari sebuah tuntutan perguruan tinggi pada mutu lulusan yang berkualitas. Artinya tak sebatas hanya kemampuan akedemik, namun terdapat integrasi kesinambungan antara kemampuan manajemen dan komunikasi yang dikemas dalam kemampuan akademik. Sehingga ketika mahasiswa lulus, tak hanya akademik saja yang di tonjolkan tetapi keterampilan.”

Hingga dalam proses pengajuan proposal pada ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Eksternal PKM di Surabaya oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Dirjen Belmawa Kemenristek Dikti), Senin (23/6) temuan Maria Ulfa masih diproduksi dan diminati oleh masyarakat. Usai mendapatkan bantuan anggaran dari dana hibah KBMI sebesar 10 juta rupiah, kini mahasiswa semester enam itu sudah memiliki cafe serta alat produksi yang sesuai standar. chicilia risca

Daftar mahasiswa STKIP PGRI Jombang 

Peraih hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) lima bidang dari Kemenristek Dikti

Santri Salam
Saiful Haris
Ajeng Dyah Mufida
Sintya Ika Lestari
Ade Ajeng Junita Sari
Siti Nur Azizah
Ariska Umarandani
Tina Asfarina
Bahij Aenul Yaqin
Indah Putri Rahmandari
Hilda Rahmawati Afasma
Maria Ulfa
Indah Nur Wahyuni
Novitatuz Zumroh
Nur Fauzi Arif Dermawan
Tita Tengku Malinda

Yulia Puspita Arum

No comments

Powered by Blogger.