TK Dharma Wanita Kebonagung Ploso Membiasakan Berbahasa Jawa


Jika dalam prosesnya anak didik dan guru kelas berkomunikasi campuran dengan Bahasa Indonesia. - Guru TK Dharma Wanita Kebonagung Ploso, Nigsih, S.Pd. -

PLOSO – Perwujudan dalam melestarikan budaya dan Bahasa Jawa di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lembaga TK Dharma Wanita Kebonagung merealisasikannya setiap hari Kamis.

Biasanya dilakukan ketika menyambut anak didik datang ke sekolah serta sewaktu proses pembelajaran.


Baca Juga : Juara Harapan I Mendongeng FL2N tingkat Nasional, Jihan Eka Sheffira Juara Termuda

Seperti penjelasan Kepala TK Dharma Wanita Kebonagung, Endang Sulistyowati, S.Pd., “Pembiasaan ini serangkaian dengan program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Jombang, didukung masyarakat sekitar sekolah juga berkomunikasi menggunakan Bahasa Jawa.”

Lembaga yang berada pada satu area dengan SD Negeri Kebonagung ini, melaksanakan pembelajaran dengan membagi tiga kelompok kecil di setiap rombelnya. Satu kelompok terdapat 6 sampai dengan 8 anak didik yang duduk secara berhadapan. Saat tim Redaksi Majalah Suara Pendidikan berkunjung, anak didik tengah mempelajari tema lingkungan dan sub temanya sekolah. Anak didik diperlihatkan tempat-tempat yang umum dijumpai disekitarnya seperti sekolah, rumah dan lain sebagainya.

“Setelah mengulas tentang beberapa macam mengenai lingkungan dengan ditunjukkannya visualisasi bentuk gambar bangunan sederhana sekolah dan rumah. Gambar tersebut akan dipergunakan anak didik mewarnai sebagai rangkaian proses pembelajaran tema lingkungan pada hari itu,” ulas perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Kecamatan Ploso tersebut.


Pada setiap prosesnya anak didik diajarkan untuk beraktivitas secara mandiri. Seperti halnya mengambil pensil warna, kertas gambar, serta begitu juga setelahnya ketika usai mengerjakan.

Guru TK A, Ningsih, S.Pd., bercerita jika dalam prosesnya anak didik dan guru kelas berkomunikasi campuran dengan Bahasa Indonesia. Pasalnya sebelum mewarna, anak didik diajak untuk mengeja setiap uraian huruf yang ditunjuk guru. Kemudian rangkain huruf tersebut diucapkan dalam Bahasa Indonesia.

“Rangkain proses pembelajaran tersebut terasa menyenangkan dan tak ada kendala, sebab seluruh komponen saling berkesinambungan. Meski penggunaan bahasa yang bercampur,” tutur Ningsih. chicilia risca

 
Visi:

Berakhlak mulia, berprestasi, dan peduli lingkungan, berperilaku terpuji dan mandiri serta tertanamnya budaya bersih, terwujudnya lingkungan yang sehat, nyaman, dan indah.


Misi:

1. Membantu peserta didik dalam mengenal, memahami ajaran.

2. Menumbuh kembangkan nilai-nilai akhlak melalui program pembiasaan.

3. Meningkatkan proses pembelajaran peserta didik yang cerdas, sosial, dan emosional.

4. Membantu peserta didik untuk kreatifitas.

5. Menanamkan budaya dan cinta lingkungan.

 
Prestasi:

Juara Harapan III Karnaval Tingkat Kecamatan Ploso

Juara II Lomba Mewarnai TK Kelompok B Tingkat Kecamatan Ploso

Jaura Harapan II Mewarnai TK Kelompok B Tingkat Kecamatan Ploso

No comments

Powered by Blogger.