Suasana area bermain anak di Taman Kebon Rojo. (aditya) 

Pada dasarnya Kebon Rojo dan Kebon Ratu ini adalah taman kota. Perannya dapat sebagai estetika atau keindahan, ekologis atau sebagai paru-paru kota, dan sosial masyarakat atau sebagai city living room untuk berkumpul warga masyarakat.

JOMBANG, MSP –
Kabupaten Jombang terus berbenah dengan meningkatkan layanan kualitas sarana umum agar nyaman digunakan oleh masyarakat. Menyandang predikat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) pun menuntut Kabupaten Jombang untuk menyediakan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk bermain anak.

Dari berbagai aspek, salah satu yang mendapat perhatian adalah keberadaan dua taman kota yakni Taman Kebon Rojo yang berada di Jalan K.H. Wahid Hasyim dan Taman Kebon Ratu yang berada di Keplaksari, Peterongan. Dua taman kota tersebut saat ini kembali bertrasnformasi menjadi tujuan bagi warga Jombang untuk mengisi waktu luang anak-anak bersama dengan teman dan juga keluarga.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup, Miftahul Ulum mengatakan pembenahan pada Taman Kebon Rojo dan Kebon Ratu tidak semata-mata mengejar kebutuhan bagi KLA. Namun lebih kepada usaha untuk menyediakan ruang terbuka kepada warga Jombang yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan.

“Pada dasarnya Kebon Rojo dan Kebon Ratu ini adalah taman kota. Perannya dapat sebagai estetika atau keindahan, ekologis atau sebagai paru-paru kota, dan sosial masyarakat atau sebagai city living room untuk berkumpul warga masyarakat,” jelas Miftahul Ulum.

Mempertimbangkan berbagai manfaat yang dapat diraih, dua taman tersebut kemudian dibuat dengan mengusung tema yang berbeda. Menurut penjelasan pria yang disapa Ulum tersebut Taman Kebon Ratu dibuat dengan mengusung tema berbasis remaja dan komunitas. Beberapa sarana penunjang kegiatan komunitas terdapat disana seperti area skateboard dan parkour. Sementara di Kebon Rojo lebih pada anak-anak dan dewasa. Sehingga disana dilengkapi dengan water splash serta area bermain untuk anak-anak dan sarana olahraga seperti fitness outdoor dengan area pijat refleksi bagi orang dewasa.

Ditambahkan Mifatahul Ulum, untuk area bermain anak di kawasan Taman Kebon Rojo faktor keamanan serta kenyamanan bagi anak dapat dipastikan terjaga. Pihaknya telah memilih bahan-bahan yang aman untuk digunakan bagi anak-anak. Terkait pemilihan rumput sintesis, Mitahul Ulum mengatakan bahwa area bermain anak tersebut berada pada lokasi yang rindang sehingga jika memilih menggunakan rumput asli akan sedikit sulit untuk bertumbuh. Disamping itu, penggunaan rumput sintetis juga lebih mudah dalam perawatan. Di musim hujan, rumput sintetis dapat segera mengering dalam jangka waktu setengah hingga satu jam.

Salah satu pengunjung Taman Kebon Rojo, Titik mengungkapkan bahwa dirinya senang dan puas dengan fasilitas yang ada. Menurutnya konsep yang ditawarkan sudah bagus dan baik. Wahana permainan yang tersedia pun menurutnya cukup aman digunakan anak bermain. Namun bagi ibu yang tengah mengantarkan putrinya bermain ini lokasi area bermain anak ini dirasanya kurang luas.

“Di hari biasa seperti ini saja pengunjungnya sudah cukup banyak. Bagaimana ketika musim liburan? Pasti akan lebih banyak pengunjung. Jika terlalu banyak pengunjung, anak-anak juga tidak akan nyaman untuk bermain. Sehingga harapannya areanya dapat diperluas,” harap ibu asal Gudo ini.

Saat disinggung kemungkinan penambahan jumlah taman di Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum mengatakan keterbatasan anggaran serta adanya prioritas lain yang harus dipenuhi oleh pemerintah, penambahan taman kemungkinan belum akan dilaksanakan. Pihaknya masih akan fokus pada keberlanjutan pemeliharaan sarana yang sudah ada sekarang. Jika memungkinkan, akan ada rencana untuk memperluas area Kebon Ratu dengan memanfaatkan lahan kosong di sebelah utara lokasi yang ada sekarang. ■ fitrotul aini.
Sebelumnya Berikutnya