SDN Pulosari I Bareng memiliki jumlah peserta didik sebanyak 171 orang pada tahun ajaran 2016/2017, diharapkan dapat menyediakan sarana dan prasarana utamanya ruang kelas yang memadai untuk digunakan sebagai kegiatan pembelajaran.
BARENG, MSP – Memiliki jumlah peserta didik sebanyak 171 orang pada tahun ajaran 2016/2017, SDN Pulosari I Bareng diharapkan dapat menyediakan sarana dan prasarana utamanya ruang kelas yang memadai untuk digunakan sebagai kegiatan pembelajaran. Namun dalam kenyataannya, kondisi ruang kelas di SD yang berjarak sekitar 26 kilometer dari pusat kota Jombang ini justru dapat dikatakan dalam kondisi tidak layak huni.

Dua lokal yang sebelumnya digunakan sebagai ruang kelas II dan kelas V dalam kondisi rusak berat dengan kerusakan dimana genting-genting di dua kelas ini ambrol lantaran usuk dan kuda-kuda penyangga atap yang sudah rusak parah, sementara satu lokal lain yang digunakan sebagai ruang kelas VI dalam kondisi siaga. Sedangkan sisanya bukan berarti dalam kondisi yang baik, justru lokal yang lain juga dalam kondisi rusak namun diupayakan untuk ditambal kerusakannya agar masih tetap bisa digunakan.

“Untuk menyiasatinya anak-anak kelas II masuknya bergantian dengan kelas I, sementara kelas V menempati ruang kelas III dan anak-anak kelas III menggunakan ruang perpustakaan yang kondisinya sebenarnya juga mengkhawatirkan. Ada plafon yang sudah jebol dan genting juga sering jatuh. Kalau hujan pasti bocor dan harus mengepel lantainya terlebih dulu sebelum digunakan kembali,” jelas Kepala SDN Pulosari I Bareng, Chusairi, S.Pd.I

Chusairi menambahkan bahwa dua lokal yang mengalami rusak berat itu memang sejak SDN Pulosari I Bareng berdiri pada tahun 1960 belum pernah mengalami renovasi. Sementara lokal lain pernah mengalami renovasi namun kondisinya sekarang sudah rusak kembali. Begitu pun dengan gedung perpustakaan yang baru dibangun pada tahun 2012. Kondisinya sudah dalam kondisi siaga meski termasuk dalam bangunan baru.

Meskipun dengan keadaan lokal yang kurang memadai, Chusairi menuturkan bahwa peserta didiknya tetap memiliki minat dan semangat dalam belajar yang tinggi. Bahkan peserta didiknya juga sangat bersemangat untuk mengikuti perlombaan yang diadakan oleh berbagai pihak dan kerap mendapat juara meski masih setingkat kecamatan. Perhatian dari para wali peserta didik juga sangat dirasakan dalam membantu dan mendukung program-program sekolah.

“Para wali peserta didik ini menjalin kerjasama yang sangat baik dengan guru-guru yang ada di sekolah sini supaya dapat memberikan pendidikan yang terbaik bagi para peserta didik,” ucap Chusairi.

Kedepannya Chusairi berharap sekolah yang dipimpinnya ini dapat segera mendapatkan bantuan dana renovasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang. Karena jika tidak segera direnovasi ia khawatir kerusakan akan semakin bertambah parah dan dapat mengancam keselamatan peserta didik.

“Semoga di tahun ini pengajuan bantuan renovasi kami dapat disetujui. Sehingga kami bisa dengan segera melakukan perbaikan,” harap Chusairi. fitrotul aini.
Sebelumnya Berikutnya