Septian Putra Irianto berawal dari keinginan memberikan kado kepada seorang temannya, mahasiswa salah satu universitas di Jombang itu pun mulai mencari-cari referensi unik melalui dunia maya. Pada akhirnya berbekal kecintaan pada dunia menggambar, dipilihlah hiasan lampu berbahan akrilik berhias kata-kata dan wajah seseorang.

JOMBANG, MSP – Kesuksesan seseorang dalam memulai suatu usaha bisa berasal dari berbagai aspek. Bergantung kreativitas serta kemauan seseorang untuk bergerak memanfaatkan kelebihan yang ada pada diri masing-masing individu. Ditambah banyaknya produk-produk baru bernilai seni semakin digemari generasi milenial, kian membuka lebar kesempatan seseorang untuk berkreasi dan mendapatkan rupiah.

Seperti apa yang telah dilakukan oleh seorang pemuda asal Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Septian Putra Irianto. Berawal dari keinginan memberikan kado kepada seorang temannya, mahasiswa salah satu universitas di Jombang itu pun mulai mencari-cari referensi unik melalui dunia maya. Pada akhirnya berbekal kecintaan pada dunia menggambar, dipilihlah hiasan lampu berbahan akrilik berhias kata-kata dan wajah seseorang.

“Tidak ada keahlian khusus ketika membuat kerajinan tersebut. Dari kegemaran menggambar serta langkah-langkah dari internet menuntun saya untuk membuat suatu benda yang berbeda dan jarang ditemui di pasaran,” papar Septian.

Hasil dari percobaan pertamanya yang hendak diberikan kepada temannya sebagai kado, lampu akrilik kreasinya langsung diminati oleh teman sebayanya dan menyarankan untuk memproduksi lagi dan menjualnya. Berkat saran dari temannya tersebut, Septian semakin tertarik serta terus memperbaharui rancangan-rancangannya agar lebih rapi.

Peralatan yang digunakan juga sangat sederhana, bor kecil modifikasi buatannya menjadi senjata pamungkasnya untuk mengukir kreasinya di atas akrilik. Papan hard board tipis sebagai alas tempat peletakan, aluminium menjadi wadah peletakan akrilik, serta karet khusus untuk mengunci akrilik. Tidak kalah penting lampu strip sebagai sumber pencahayaan. Dipilihnya akrilik juga sangat beralasan, karena kaca jenis ini tidak mudah pecah bahkan bisa dibilang tahan banting. Sehingga tingkat keawetan hiasan semakin terjamin.

Satu hiasan lampu akrilik dengan ukuran standar 18x18 sentimeter mampu diselesaikan dalam waktu empat hingga lima hari. Terbilang cukup lama karena bergantung pada jadwal kuliah yang sedang ditempuh oleh pria berkumis tipis tersebut. Kewajibannya menyelesaikan pendidikan tetap menjadi prioritas utama Septian, sehingga bila ada calon konsumen hendak memesan dalam waktu singkat secara spontan akan ditolak seketika.

Jika menginginkan hiasan lampu kekinian itu, calon pembeli bisa memesan melalui media sosial ataupun langsung datang ke kediaman Septian agar dapat menjelaskan konsep pesanannya secara rinci. Pria yang sedang menempuh perkuliahan di semester 6 ini memberikan beberapa variasi patokan harga, bergantung tingkat kesulitan serta ukuran.

Septian menambahkan, “Untuk ukuran standar berisi tulisan saja saya hargai 90 ribu, berisi satu wajah dengan beberapa patah kata cukup 120 ribu dan bila berisi 2 wajah pada satu frame seharga 170 ribu. Tetapi bila ada pemesan yang mengkehendaki ukuran lebih besar ataupun di luar ketentuan standar, maka ada biaya tambahan.”

Usaha yang dimulai sejak September 2017 itu pun kini sudah bisa menembus pasar Pulau Kalimantan dan Sumatera. Tidak ada batasan jumlah pemesanan, walau hanya 1 item pesanan akan diterima. Hanya saja konsumen harus bersedia menanggung biaya pengiriman jika pesanan berasal dari luar Jombang. Akan tetapi apabila pesanan berasal dari lingkup Jombang, pemesan dipersilahkan untuk datang ke rumah ataupun mengambil di Aloon-aloon. fakhruddin
Sebelumnya Berikutnya