SMP Negeri 1 Ploso merayakan dengan kegiatan gebyar seni melibatkan seluruh civitas sekolah, wali peserta didik dan komite. Dengan mengusung tema Mewujudkan Bakat dan Kreatifitasmu, menampilkan berbagai sajian menarik dari peragaan busana daur ulang, kain Batik motif Pare dan Daun Ploso.

PLOSO, MSP –
Menapaki usia ke 39 tahun, SMP Negeri 1 Ploso merayakan dengan kegiatan gebyar seni melibatkan seluruh civitas sekolah, wali peserta didik dan komite. Pelaksanaan pada Selasa (3/4) mengusung tema Mewujudkan Bakat dan Kreatifitasmu, menampilkan pelbagai sajian menarik dari peragaan busana daur ulang, kain Batik motif Pare dan Daun Ploso. Perlu diketahui bahwa Daun Ploso sudah menjadi ikon SMP Negeri 1 Ploso dalam karya keterampilan.

Ada juga pertunjukkan teater dengan lakon Timun Mas menjadi sajian puncak. Meskipun merupakan cerita rakyat masa lampau, jalannya cerita didekonstruksi ulang menyesuaikan zamannya agar semakin menggugah keinginan penonton untuk menyaksikan. Alhasil segenap keunggulan dan keanekaragaman ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Ploso diselipkan dengan apik.



Kepala SMP Negeri 1 Ploso, Rudy Yoso Adinugroho, S.Pd., M.Si. menjelaskan, “Rangkaian ini bertujuan memberikan ruang apresiasi kepada ekstrakurikuler yang telah berjalan setahun terakhir. Sehingga tidak hanya ditampilkan diajang perlombaan saja, melainkan teman sebaya, orang tua, maupun masyarakat dapat menyaksikan kebolehan mereka secara langsung. Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) kali ini merupakan momentum yang tepat.”

Selain itu, imbuh Rudy Yoso Adinugroho, kegiatan ini mampu berafiliasi sebagai sarana peregangan peserta didik kelas IX menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Oleh karena itu, besar harapan menuai hasil yang baik sehingga membuktikan kepada masyarakat meski berada di Utara Sungai Brantas, SMP Negeri 1 Ploso bisa bersaing kualitas dengan sekolah di perkotaan.

“Guna menukseskan pelaksanaan UNBK tahun pelajaran 2017/2018, sekolah akan meningkatkan pembelajaran sekaligus menyesuaikan piranti sesuai dengan standar. Berikutnya membiasakan peserta didik mengerjakan dan menjawab soal di komputer,” papar kepala sekolah generasi kedelapan di SMP Negeri 1 Ploso ini. chicilia risca
Sebelumnya Berikutnya