Jalinan komunikasi yang baik antara pihak TK NU Bunga Delima Mojoagung dan wali anak didik membuat pembelajaran berjalan dengan variasi bermacam-macam.

MOJOAGUNG – Mempersiapkan anak didik dengan pelbagai kompetensi keilmuan baik agama dan pengetahuan umum, tentu dapat membentuk pribadi penuh daya saing serta berpondasikan agama. Hal itu untuk memberikan perimbangan antara kemampuan intelegensi yang terjaga oleh karakter unggul. Selayaknya yang tampak pada lulusan Taman Kanak-kanak (TK) Nahdlatul Ulama (NU) Bunga Delima Mojoagung. Serangkain prestasi akademik mapunun non akademik sudah banyak yang dituai, sehingga tidak mengherankan bilamana lulusannya ketika memasuki jenjang pendidikan selanjutnya selalu dipertimbangkan.

Jalinan komunikasi yang baik antara pihak TK NU Bunga Delima Mojoagung dan wali anak didik membuat pembelajaran berjalan dengan variasi bermacam-macam. Dari model sentra, outing class, dan puncak tema wali peserta didik terus berbagi sejumlah referensi inovasi serta memberikan dukungan sepenuhnya demi kesuksesan pembelajaran.

“85 % anak sudah mandiri dan mau di tinggal oleh orang tua sejak perdana sekolah pada jenjang KB. Melalui program yang sudah dilaksanakan, setiap satu bulan sekali rutin mengadakan pertemuan dengan wali anak didik (parenting) guna mengevaluasi dan mempertajam segala rencana program pembelajara,” ungkap Kepala TK Muslimat NU Bunga Delima, Luki Maskhurah, S.Psi.

Dinamika Pembelajaran Puasa

Berdasarkan visi lembaga untuk mewujudkan anak didik yang agamis, cerdas, aktif, kreatif dan inovatif. Secara khusus melalui program pembelajaran selama bulan puasa dengan hafalan doa salat serta surat pendek, niat puasa dan buka puasa, niat zakat fitrah dan melaksanakannya. Selain itu anak didik melaksanakan praktik Wudlu, bersalat Tarawih dan Witir.



Perempuan berhijab asal Surabaya ini berkata, jika saat bulan puasa lembaga memberikan program belajar kelas intensif mulai dari pukul 07.30 hingga 13.00 WIB. Menariknya anak didik juga dibiasakan berpuasa setengah hari, artinya bila Adzan Dzuhur berkumandang sudah diperbolehkan berbuka.

TK yang memiliki jumlah total 75 anak didik pada tahun pelajaran 2018/2019 selalu melakukan kegiatan Pondok Ramadan tiap minggu ketiga pada bulan penuh ampunan ini. Selain itu baik anak didik TK dan Kelompok Bermain (KB) juga menyempatkan berbuka bersama dengan menu seragam tanpa didampingi orang tua.

Sekolah yang beralamatkan di Jalan Sayyid Sulaiman Nomor 55 Mancilan, mempunyai beragam prestasi yang sudah dipetik dalam satu tahun ini. Antara lain Terbaik I TK A dan TK B Lomba Mengarsir tingkat Gugus IV, Juara III Lomba Mewarnai, Terbaik ke V Lomba Tangram Puzzle, kemudian Juara Harapan III Devisi Utama Lomba Drumband, ditambah dengan Juara Harapan I Color Guard dan Juara Harapan II Analisa Musik untuk Tingkat Kabupaten Kota pada ajang Kediri Marching Competition. chicilia risca
Sebelumnya Berikutnya