Sudarmadji menyatakan dalam sambutannya, “Keberadaan aplikasi dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, karena tidak terikat ruang dan waktu. Kemudahan berikutnya berada pada sisi penggunaan yang bisa diakses melalui laptop dan gawai berkapasitas ruang simpan kecil.” 

BARENG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang sejak tahun lalu telah memiliki aplikasi bernama PGRI Smart Learning and Character Center (SLCC). Aplikasi ini berfungsi untuk mempermudah merealisasikan isi materi, membuat lebih hidup pembahasan pelajaran serta setiap saat guru akan muncul ide kreatif dan termotivasi berinovasi. Demi melakukan pengimbasan dan pengenalan lebih lanjut, pada (1-3/2) Pengurus Cabang (PC) PGRI Kecamatan Bareng menyelenggarakan pelatihan bertajuk Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan yang di dalamnya membahas tentang pembelajaran berbasis TIK dengan memanfaatkan aplikasi tersebut.

Acara pelatihan yang dilaksanakan di SDN Banjaragung II Bareng ini dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Jombang, Drs. Sudarmadji, M.Si., pemateri seputar aplikasi dari SMA Negeri Mojoagung, Setio Wawan Adiatma, SH., M.Pd. serta 75 peserta workshop dari tiga kecamatan, meliputi Kecamatan Bareng, Mojowarno, dan Wonosalam. Wilayah tersebut dipilih berdasarkan tata letak yang berdekatan sebagai pengimbasan berkelanjutan dari PGRI Kabupaten Jombang.

Sudarmadji menyatakan dalam sambutannya, “Keberadaan aplikasi dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, karena tidak terikat ruang dan waktu. Kemudahan berikutnya berada pada sisi penggunaan yang bisa diakses melalui laptop dan gawai berkapasitas ruang simpan kecil.”

Di sela pemberian materi, Setio Wawan Adiatma juga berpendapat bahwa aplikasi ini memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan idenya dalam berinovasi melahirkan konten-konten tertentu sebagai bahan ajar. Sehingga tidak ada batasan bagi guru untuk terus berkreasi.




“Selain itu, aplikasi yang masuk pada kategori moodle ini merupakan salah satu e-learning platform atau Course Management System (CMS) yang dapat digunakan secara gratis serta dimodifikasi sesuai kebutuhan, karena source code-nya tersedia (sumber terbuka). Di sisi lain, moodle juga mudah dipelajari dan digunakan. Bagi para peserta yang telah terbiasa menggunakan internet seperti browsing atau email, maka dapat menguasai pengoperasian dengan cepat dan mudah,” tandas pria yang kerap dipanggil Setio itu.

Keunggulan lain dalam aplikasi ini diantaranya mampu menampung penulisan soal dalam bentuk esai hingga beberapa paragraf, serta tersedia simbol khusus bagi soal mata pelajaran matematika dan IPA. Kemudian jika ingin mengetik soal di laman pertanyaan juga tersedia aplikasi offline.

Berlandaskan tujuan utama PGRI SLCC, untuk meningkatkan dan mengembangkan keterampilan, kompetensi, kemampuan, kualifikasi guru di bidang pedagogi cyber dan soft skill. Sehingga SLCC ini diibaratkan sebagai sebuah rumah untuk lebih terbuka melihat peluang lingkungan yang mudah diaplikasikan dalam pengembangan ide.

Pertemuan yang dilaksanakan selama tiga hari ini berjalan penuh semangat serta antusias belajar tinggi dari seluruh peserta. Sebagai tuan rumah, Kepala SDN Banjaragung II Bareng, Purwokanti, M.MPd. turut menyambut hangat proses pengimbasan ini, sebab sangat berguna untuk meningkatkan partisipasi guru dalam mencapai prestasi.

Dari sekian banyak manfaat, terdapat satu kendala mendasar yang dialami semua aplikasi daring adalah ketersediaan jaringan internet. Sehingga jika tengah berada di daerah tertentu tanpa akes internet, maka tidak bisa mengoperasikan aplikasi ini. Walaupun tidak memerlukan kecepatan tinggi, laiknya aplikasi-aplikasi serupa lainnya.

Selain itu juga belum tersedianya tombol pilihan khusus untuk mata pelajaran agama Islam dengan Bahasa Arab. Jika ingin tetap menggunakan dan mencantumkan soal latihan dengan Bahasa Arab, maka saat ini masih tersedia solusi dengan menggunakan foto scan yang ditempel dalam lembar soal aplikasi. chicilia risca
Sebelumnya Berikutnya