Program bertajuk MEDSOS (Media Edukasi Sinergitas Orangtua Siswa) digagas untuk mendorong peningkatan peran serta dan dukungan masyarakat di bidang pendidikan. 

JOMBANG – Tahun baru identik dengan resolusi, target serta program baru. Tidak terkecuali bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang sebagai organisasi persatuan istri para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam rapat pleno rutin yang dilakukan Jumat (11/1) di Aula 1 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Nora Budi Nugroho mengatakan bahwa pada 2019 akan banyak program yang akan dilaksanakan oleh pengurus DWP disamping program rutin yang telah selama ini dilakukan. Diharapkan dukungan dari semua anggota untuk menyukseskan program yang sudah disusun.

Usai memberikan ucapan Selamat Tahun Baru kepada seluruh anggota DWP, perempuan berhijab tersebut melontarkan harapannya bahwa dengan semangat tahunbaru semoga setiap anggota DWP terus memiliki semangat serta motivasi tinggi. Dukungan baik secara moril juga materiil kepada suami juga harus tetap dilaksanakan sepenuh hati, terlebih kepada anggota DWP yang suaminya dipindahtugaskan.



Dalam pengarahannya, Nora Budi Nugroho juga kembali mengingatkan sekaligus berpesan agar anggota DWP selaku istri ASN harus siap mendampingi dimana pun suami ditugaskan. Dirinya juga menitipkan doa semoga para ASN yang dipindahtugaskan bisa menjadi lebih sukses dan selalu menghasilkan inovasi baru demi memajukan pendidikan di Kota Santri.

Berbicara mengenai usaha mendukung memajukan pendidikan di Kabupaten Jombang, ibu tiga anak ini lantas membicarakan program baru yang digagas oleh DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Program bertajuk MEDSOS (Media Edukasi Sinergitas Orangtua Siswa) digagas untuk mendorong peningkatan peran serta dan dukungan masyarakat di bidang pendidikan.

Nora Budi Nugroho meyakini bahwa kesuksesan pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah tetapi juga wali peserta didik juga masyarakat. Ditambah dengan adanya aturan bahwa sekolah tidak boleh lagi melakukan pengumpulan iuran sehingga wali peserta didik yang harus berperan lebih aktif dalam pengumpulan dan pengelolaan dana demi menyokong pelaksanaan program sekolah. Karena perlu untuk dipahami, sekolah tidak selalu memiliki dana yang cukup untuk pelaksanaan program sekolah.

Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan bekerja sama mengoptimalkan peran komite dan paguyuban wali peserta didik. Bagi sekolah yang komite dan paguyuban wali peserta didiknya sudah terbentuk diharapkan mampu lebih meningkatkan lagi dukungannya. Sementara bagi yang belum, akan didorong untuk segera membentuk. DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang juga siap untuk membantu memberikan pemahaman dalam menyosialisasikan serta meningkatkan pemahaman masyasarakat tentang pendidikan karakter pada anak dan pentingnya keterlibatan mereka dala menyuseskannya.

Disamping itu, Nora Budi Nugroho juga berpesan kepada anggota untuk lebih waspada dengan ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD). Dihimbau untuk melakukan antisipasi dan selalu memperhatikan lingkungan dengan melakukan gerakan 3M plus (menutup, menguras, mengubur, dan menghindari gigitan nyamuk dengan diantaranya mengoleskan obat anti nyamuk) demi mencegah penyebaran DBD. fitrotul aini.
Sebelumnya Berikutnya