“Bukan sebagai ancaman. Adanya denda supaya ada kedisiplinan dan tumbuh sikap yang baik dalam berorganisasi. Besaran denda mencapai satu juta rupiah,” terang Nora Budi Nugroho.”

JOMBANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang kembali menggelar pertemuan rutin, Jumat (8/2) di Aula 1 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Nora Budi Nugroho menumpahkan kekecewaannya.

Hal itu bukannya tanpa alasan, lantaran beberapa kali pertemuan rutin perempuan berparas ayu itu menyesalkan ketidakhadiran anggota DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang secara keseluruhan. Menurut Nora Budi Nugroho, kehadiran anggota di tiap pertemuan sangatlah penting. Selain membahas program tentunya bila tidak mengikuti akan ketinggalan banyak informasi. Oleh karena itu, sesuai kesepakatan pengurus maka kedepan akan dikenakan denda.

“Bukan sebagai ancaman. Adanya denda supaya ada kedisiplinan dan tumbuh sikap yang baik dalam berorganisasi. Besaran denda mencapai satu juta rupiah,” terang Nora Budi Nugroho.”

Pembahasan lain yakni menganai rencana pelaksanaan bazar dan lomba menghias makanan untuk pertemuan akan datang. Bazar mencakup penjualan bahan makanan murah serta prodak unggulan tiap kecamatan. Tidak diperkenankan membeli secara langsung menggunakan uang, melainkan harus terlebih dahulu ditukar dengan kupon yang memiliki nilai tukar berbeda-beda


Sementara untuk lomba menghias makanan diutamakan berbahan dasar selain beras. Misalnya agar-agar, kue, dan pelbagai macam kudapan lain. Menariknya dalam perlombaan kali ini nilai makanan tidak boleh melebihi 50.000 rupiah.

Nora Budi Nugroho menerangkan, “Peserta bazar adalah perwakili DWP di masing-masing kecamatan, sedangkan lomba menghias makanan diwakili DWP Korwilker.”

Semakin menarik karena nanti yang menghias makanan adalah Ketua DWP Korwilker tanpa bantuan anggotanya. Kalau kedapatan mendapat bantuan maka akan di diskualifikasi. Oleh karena itu baik juri dan peserta lain sangat memperhatikan proses menghias. Kriteria peniliannya meliputi komposisi bahan 35%, kesesuaian dengan syarat dan kreaifitas 35%, dan 30% untuk penyajian.

Demi menambah kemeriahan acara, panitia menentukan kupon sebagai alat pembelian. Apabila ingin membeli suatu produk, maka diharuskan menukarkan uangnya dengan kupon. Satu kupon dibandrol dengan harga berbeda, bergantung menu dan kesepakatan setiap Unit pelaksana (Unpel). Masing-masing Unpel minimal membeli 10 kupon, sedangkan Wilker 5 kupon. Bagi staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang juga dipersilakan berkontribusi. chicilia risca
Sebelumnya Berikutnya