Setiap Kamis anak didik KB Kartini, Kabuh diajak untuk berkegiatan di luar ruangan. Anak didik diajak bermain hingga berkreasi beraneka ragam kegiatan dan kerajinan.

KABUH –
Dunia anak adalah bermain. Hal tersebut yang menjadi pedoman utama bagi penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dalam kegiatan pembelajarannya, pemberian materi harus dilakukan sembari bermain meski di beberapa lembaga terkendala sarana dan prasarana.

Sebagai lembaga yang sudah berdiri selama tujuh tahun, TK Kartini, Kabuh masih kesulitan untuk menerapkan model pembelajaran sentra yang umum digunakan dalam pembelajaran di PAUD secara maksimal. Hal tersebut karena keterbatasan ruangan serta banyaknya anak didik. Akibatnya lembaga tersebut harus menggunakan model klasikal untuk kegiatan pembelajarannya sehari-hari. Namun untuk menyiasatinya, setiap Kamis anak didik diajak untuk berkegiatan di luar ruangan. Anak didik diajak bermain hingga berkreasi beraneka ragam kegiatan dan kerajinan.

Baca Juga : Festival Literasi SMP Negeri 3 Peterongan Luncurkan 20 Judul Buku

“Hal ini untuk menyeimbangkan antara materi kognitif yang sudah banyak diberikan dengan materi fisik, psikomotorik, hingga seni-kreativitas yang terbatas dilaksanakan jika tidak pada area yang lebih luas,” terang Kepala KB Kartini, Hartutik.

Untuk aktivitas fisik yang sekaligus untuk melatih psikomotorik, anak didik diajak untuk memainkan berbagai macam permainan. Mulai permainan yang memanaatkan Alat Peraga Edukatif (APE) luar yang telah dimiliki lembaga hingga memainkan aneka permainan tradisional. Selain bermain, dalam sesekali pertemuan anak didik diajak untuk berkreasi untuk memaksimalkan aspek seni-kreativitasnya. Beberapa kali anak didik diajak membuat kerajinan seperti pistol mainan yang terbuat dari pelepah pisang, alat permainan dan pembelajaran yang berasal dari rangkaian tutup botol bekas.


Supaya anak didik tidak jenuh dengan lingkungan sekolah, sekali dalam satu bulan ketigapuluh empat anak didik KB Kartini diajak untuk berjalan-jalan berkeliling di sekitar lingkungan sekolah. Tujuannya selain untuk hiburan juga sebagai sarana agar anak didik juga mengenal lingkungan sekitarnya. Di setiap puncak tema pun sebisa mungkin para guru akan mengajak anak didik untuk melihat dan merasakan pengalaman langsung bertemu dan melakukan kegiatan terkait tema yang usai dipelajari.

Menjadi lembaga yang lahir dari permintaan masyarakat terhadap kebutuhan PAUD sebelum jenjang taman kanak-kanak, membuat KB Kartini juga harus berbagi ruang kegiatan dengan TK Kartini yang sudah lebih dulu ada. Namun meski berada dalam lingkungan yang sama tidak membuat dua lembaga yang sama-sama bergerak dalam pendidikan anak usia dini ini bersaing. Bahkan keduanya saling bekerja sama dan mendukung satu sama lain. Keduanya ibarat kakak beradik yang saling menyayangi dan menuju keberhasilan bersama.

Sebagai satu-satunya lembaga KB di Desa Kedungjati, Kabuh, Hartutik juga optimis bisa selalu memberikan pelayanan PAUD yang maksimal. Harapannya semoga ke depan, lembaga bisa memiliki gedung dan ruangan yang lebih luas dan representatif agar pembelajaran yang dijalankan bisa berjalan lebih maksimal. fitrotul aini.


Profil Singkat Lembaga

Nama Lembaga : KB Kartini

Alamat : Jl. Kedungmoyo No.01 Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh..

Jumlah Anak Didik : 34 anak

Visi : Cerdas, cakap, kreatif, mandiri, disertai Iman dan Takwa

Misi :

1. Membangun citra sekolah sebagai mitra terperccaya di masyarakat.

2. Memberikan peluang kegiatan yang mengarah pada pembelajaran kemandirian anak didik.
Sebelumnya Berikutnya