Perlombaan ini juga sekaligus menjadi wadah untuk mempertunjukkan hasil latihan yang telah rutin dilaksanakan, akan sayang jika latihan saja tanpa ada kesempatan untuk mempertunjukkan kemampuan.

PERAK – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Hari Santri, dan Hari Ulang Tahun ke-109 Kabupaten Jombang, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Perak mengadakan Lomba Drumben Tingkat SD. Diikuti oleh sembilanbelas kelompok drumben, lomba dimulai dari depan SDN Sukorejo 1 dan berakhir di depan SDN Plosogenuk 2.

Ketua K3S SD Kecamatan Perak, Purwoto, S.Pd menjelaskan bahwa lomba drumben ini sebenarnya sudah diadakan sejak tiga tahun lalu dan telah menjadi kegiatan tahunan. Pelaksanaannya biasanya disamakan dengan pelaksanaan peringatan hari besar nasional.

“Alasan juga mengapa drumben yang dipilih untuk diadakan perlombaannya setiap tahun adalah karena ekstrakurikuler ini yang menjadi salah satu kegiatan yang sangat diminati oleh peserta didik dan juga wali. Sehingga hampir seluruh lembaga SD di Kecamatan Perak ini memiliki ekstrakurikuler drumben,” ujar Purwoto.

Meski harus diakui bahwa drumben tergolong sebagai ekstrakurikuler mahal lantaran harus memenuhi keperluan alat serta kostum pendukung, namun atas dukungan dan kerja sama dengan wali peserta didik kegiatan ini mampu eksis di hampir duapuluh satu SD negeri maupun swasta di Kecamatan Perak.

Baca Juga : Menjaga Mutu Diniyah dan Mulok Keagamaan

“Perlombaan ini juga sekaligus menjadi wadah untuk mempertunjukkan hasil latihan yang telah rutin dilaksanakan, akan sayang jika latihan saja tanpa ada kesempatan untuk mempertunjukkan kemampuan. Selain itu juga bisa sekaligus digunakan untuk mengapresiasi potensi peserta didik. Wali peserta didik yang menonton pun juga akan turut bangga terhadap apa yang sudah dilakukan oleh anak-anaknya,” tambah Purwoto.

Camat Perak, Samsul Maarif, S.E., M.M pun menyambut baik kegiatan yang diinisasi oleh K3S Kecamatan Perak ini. Dia menyebut bahwa kegiatan semacam ini bisa memberikan pengalaman juga pembelajaran tidak langsung pada peserta didik.

“Semoga peserta didik bisa belajar arti dari disiplin dan kekompakan. Mendapatkan kesehatan karena mereka bergerak tidak hanya diam bermain game seperti yang banyak dilakukan anak-anak lain,” ungkap Samsul Maarif.

Pria bertubuh tinggi itu sekaligus berharap dari kegiatan ini bisa muncul dan terlihat mana bibit-bibit unggul yang bisa dimaksimalkan potensinya dalam bidang drumben untuk kedapannya bisa semakin diasah potensinya untuk diikutkan dalam berbagai kompetisi. Disisi lain, Samsul Maarif juga berharap dalam pelaksanaan di tahun mendatang ada keterlibatan dari lembaga madrasah. Tujuannya agar semakin meriah dan menjalin kekeluargaan pada sesama lembaga pendidikan.

Wakil Ketua Persatuan Drumben Indonesia (PDBI) Kabupaten Jombang, Kasmin, S.Pd., S.H yang juga turut hadir, turut mengapresiasi kegiatan lomba tersebut. Dia menyebut bahwa PDBI akan dengan senang hati memberikan pembinaan pada lembaga yang ingin mendapat pengetahuan mengenai ilmu serta teknik bermain drumben secara lebih.

“Selain itu, kami juga akan mengadakan pelatihan kepada para pelatih drumben agar ilmu-ilmu yang mereka dapatkan semakin lengkap sehingga kualitas drumben di lembaga pendidikan juga turut semakin meningkat,” urai Kasmin. fitrotul aini.