JOMBANG - Kangkung merupakan sayuran yang sering di jumpai, baik saat hidangan di rumah atau di resto. Selain mudah pengolahannya, kangkung terbilang mudah di masak dengan pelbagai menu. Kangkung juga sangat nikmat ketika disantap dengan sejumlah kombinasi lauk lain.

Berangkat dari sana, Syaiin Qodir melihatnya sebagai peluang mencari nafkah yang tak pernah putus. Oleh karena itu lelaki yang terjun langsung sebagai petani kangkung di Dusun Banjaranyar Desa Tinggar, Kecamatan Bandarkedungmulyo tak segan meneruskan usaha yang di awali oleh kedua orangtuanya sejak masih usia 19 tahun dan menjualnya sendiri.

“Sejak ayah jualan, saya turut membantu bersama dengan ibu. Hingga sekarang ini ibu masih membantu saya ketika panen setiap pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB tergantung pada kondisi cuaca, sebab kini sudah mulai musim penghujan,” tutur pria yang sering dipanggil Qodir.

Ayah dua anak ini bercerita jika proses panen yang dilakukannya ialah setiap hari, dengan usia kangkung sudah mencapai 20 hari hingga 25 hari. Perlu diperhatikan pula, terdapat aturan dalam pemotongannya yakni dengan menyisahkan 3 sentimeter hingga 5 sentimeter dari dasar tanah sebagai bibit pengembangan kembali. Tahapan usai memetik, kemudian langsung diikat. Ia juga mengulas, dalam setiap petak tak sama masa panennya. Sehari memanen terdapat kurang lebih 1.000 ikat kangkung dengan hasil penjualan sekitar 300 ribu rupiah. Jika pada hari besar membawa sekitar 1.500 ikat kangkung.

“Proses perawatannya cukup mudah, jika musim penghujan saat ini mengembangkan kangkung air lebih dianjurkan karena asupan air yang cukup. Sebaliknya ketika saat kemarau saya lebih memilih menanam kangkung darat yang tak banyak asupan airnya. Membutuhkan perawatan khusus saat terpapar hama seperti wereng dan sejenisnya, barulah saya menggunakan pestisida,” jelasnya saat ditemui di Pasar Pon Jombang ketika menjajakan kangkung.

Biasanya dirinya pukul 05.30 WIB sudah sebar pesanan di Aloon-Aloon Jombang dan Kebon Rojo, kemudian lanjut menjajakan di depan pintu masuk sisi Selatan Pasar Pon Jombang pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB. Habis atau tidak, setiap pukul 10.00 WIB sudah harus bergegas pulang.

Berita/Foto: Chicilia
Editing: Aditya
Sebelumnya Berikutnya