Baznas Kabupaten Jombang Merajut Kemandirian Penderita Cerebral Palsy Athetoid




PLANDAAN – Tawa riang anak-anak saat bermain dengan temannya tidak bisa dirasakan oleh Achnaf Aditya. Bocah 12 tahun dari Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan ini sedikit mendapat ujian karena tak dapat berjalan akibat menderita Cerebral Palsy Athetoid. Akibatnya kesulitan merilekskan otot kakinya dan mempengaruhi keseimbangan dalam koordinasi tubuhnya.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jombang mendengar kabar tersebut lantas bergerak cepat. Memberikan bantuan kursi roda dan terapi berkelanjutan hingga bisa mandiri.

Diungkapkan Ketua Baznas Kabupaten Jombang, Didin A. Shalahuddin tindakan itu diambil bukannya tanpa alasan. Selain usiannya terbilang masih produktif, diharapkan dengan adanya uluran tangan ini semakin menatap indah masa depannya.

“Untuk itu pada Sabtu (20/6) Baznas Kabupaten Jombang segera turun tangan kepada para bantuan. Selanjutnya bersama fisioterapi yang sudah ditunjuk bisa di tangani, paling tidak bisa beraktivitas sendiri,” terang Didin A. Shalahuddin.

Sementara itu Ketua Divisi Kesehatan, Baznas Kabupaten Jombang, Lilies Purwanto, S.Si., Apt yang bertanggungjawab atas aksi ini menyampaikan jika sebelumnya melakukan penegakan diagnosis dengan memeriksakan ke Graha Tumbuh Kembang Jombang yang ditangani langsung oleh dr. Retno, SpA supaya lebih tepat penanganannya. Alhasil di capai simpulan bila perlu ada peningkatan gizi, terapi rutin, dan diberikan obat penunjang sekaligus secara berkelanjutan berkonsultasi ke dokter.

Perempuan berhijab ini menuturkan, “Terapis langsung ditangani oleh RSUD Ploso karena berkenan datang langsung ke rumah pasien (home care). Sepekan dua kali akan menerima terapis. Namun demikian saya juga mengajak orangtua untuk berpartisipasi aktif membantu.”


Paling tidak tambah perempuan berparas ayu ini pasien bisa berjalan kembali. Oleh karenanya, jika ditanya sampai kapan belum bisa memastikan. Tergantung pada progres perkembangan usai mendapatkan terapis. Maka dari itu diberikan kartu terapi sebagai dasar melihat hasil yang telah di capai tiap anak.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab yang secara simbolis menyerahkan bantuan pun berharap besar kesembuhan penerima bantuan dari Baznas Jombang. Berharap Baznas Kabupaten Jombang terus memberikan pengawasan agar terapinya berjalan dengan baik.

Sekarang ini juga diberikan kursi roda untuk memudahkan aktivitas. Bukan saja Achnaf Aditya, ada juga M. Junaidi Maulana (6 tahun) asal Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan dan Ainur Syifa (10 tahun) Desa Tondowulan, Kecamatan Plandaan. Nantinya jika ada yang mengajukan bantuan, Baznas Kabupaten Jombang berupaya bisa merealisasikan, tambah Lilies Purwanto.

Reporter: Rahmat Sularso Nh.