NASIONAL - Etiskah memulai bisnis sambil tetap bekerja sebagai karyawan? Jika tidak hati-hati, Anda bisa berakhir dengan dilema etika yang membahayakan reputasi profesional dan membuat marah atasan.

Bersikap terbuka dengan atasan tentang ambisi kewirausahaan bisa menjadi pedang bermata dua. Namun, jika sadar akan masalah potensial yang dapat muncul. Berikut beberapa tips yag bisa digunakan untuk Anda dapat bergerak tanpa melanggar norma etika apa pun.

Baca dengan Seksama Isi Kontrak Kerja

Dalam beberapa kasus, pengusaha memiliki klausul dalam kontrak yang memungkinkan mereka untuk mengklaim kepemilikan atas setiap penemuan atau inovasi yang Anda buat selama bekerja di perusahaan. Perusahaan lain mungkin memiliki klausul non-bersaing yang tidak hanya mencakup prospek saja. Jika Anda mengundurkan diri untuk bergabung dengan pesaing, hal itu dapat memungkinkan mereka untuk mengambil tindakan terhadap bisnis apa pun yang Anda buat, dianggap sebagai ancaman langsung.

Baca Juga: Disdikbud Bersiap Bangun Masjid

Perjanjian yang sudah ada sebelumnya dengan atasan dapat menyebabkan masalah hukum untuk bisnis. Tinjau kontrak kerja dengan cermat untuk hak kekayaan intelektual dan klausul non-bersaing serta cari tahu apakah Anda telah menandatangani NDA (Non-Disclosure Agreements).

Putuskan Apakah Perlu Membahas Rencana Bisnis dengan Atasan


Jika telah selesai membaca seluruh bagian dari kontrak kerja yang Anda tandatangani, ada kemungkinan perjanjian itu mewajibkan untuk memberi tahu manajemen tentang aktivitas bisnis sampingan apa pun. Rencana untuk memulai bisnis baru sambil tetap bekerja dapat menyebabkan masalah dengan atasan.

Apakah nantinya akan memberi tahu mereka tentang rencana atau tidak pada akhirnya terserah Anda, pertimbangkan pro dan kontra sebelum membuat keputusan ini. Bahkan, jika tidak ada klausul yang mengatakan demikian, para ahli masih memperdebatkan etika yang tepat ketika seseorang akan memulai bisnis sampingan.

Tom Scarda, CEO dan pendiri The Franchise Academy menyebut langkah itu tidak disarankan. Karena stres menjalankan bisnis sendiri kemungkinan akan mengganggu kualitas dan produksi pekerjaan rutin Anda.

Di sisi lain, Samantha Moss, Editor dan Duta Konten di Romantific mengatakan bersikap terbuka tentang usaha baru dapat membuat kehidupan profesional lebih mudah dalam jangka panjang. Jika berbicara dengan seseorang di pekerjaan harian dan memberi lampu hijau untuk bergerak maju. Ian Wright, pendiri Fleet Logging mengatakan Anda harus mendiskusikannya dengan atasan dan menjalankannya. Pastikan Anda dapat menjalankan keduanya dengan baik tanpa harus mengorbankan salah satunya.

Jangan Biarkan Bisnis Sampingan Mencuri Fokus dari Pekerjaan Utama

Salah satu kekhawatiran terbesar dari pemilik bisnis terhadap karyawan yang memulai usaha sendiri adalah potensi kerugian. Ini adalah alasan utama mengapa klausul non-bersaing ada dalam kontrak kerja.

Jika bermaksud memulai bisnis sambil bekerja penuh waktu, jangan gunakan sumber daya milik kantor, seperti komputer dan alat tulis kantor. Bukan hanya secara teknis mencuri dari atasan tetapi juga sangat tidak etis. Salah satu hal terbesar yang tidak boleh dicuri dari atasan adalah waktu. Pencurian waktu adalah masalah utama bagi pengusaha. Jadi, jika berencana memulai bisnis sampingan ketika seharusnya bekerja, itu adalah pelanggaran kepercayaan dan alasan pemutusan hubungan kerja di banyak perusahaan.

Work From Home Membuat Bisnis Sampingan Lebih Mudah Dilakukan
Karyawan yang bekerja dari rumah karena Covid-19, batas antara waktu kerja dan waktu pribadi menjadi kabur. Sementara, banyak orang merasa ini adalah masalah besar, dan mengatakan ini adalah kesempatan untuk mulai bekerja pada bisnis sampingan.

Chane Steiner, CEO Crediful mengatakan metode bekerja jarak jauh telah membalikkan pertanyaan tentang etika memulai bisnis ketika masih bekerja di satu perusahaan. Selama Anda menggunakan waktu dan upaya yang diperlukan untuk pekerjaan dengan baik dan tepat, tidak ada alasan bagi seseorang untuk tidak dapat memulai bisnis sampingan.

Sumber/Rewrite: tempo.co/Tiyas Aprilia
Sebelumnya Berikutnya