Unjuk Siswa Berbakat merupakan bentuk implementasi program baru kami, yaitu Asta Kwarsa, akronim dari Ajang Show dan Talent Siswa SDN Kwaron 1
![]() |
| Salah satu atraksi siswa dalam pentas senam lantai. (MSP/Adit) |
DIWEK – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 tak hanya menjadi ajang mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga dimanfaatkan untuk menemukan bakat-bakat terpendam mereka. Hal itu dilakukan SDN Kwaron 1, Kecamatan Diwek, melalui kegiatan Unjuk Siswa Berbakat pada hari keempat MPLS, Kamis (16/7/2026).
Institusi pendidikan yang
tahun ini menerima 15 peserta didik baru dengan total 74 peserta didik tersebut
memanfaatkan kegiatan itu untuk mengidentifikasi bakat alami setiap siswa
sebagai bekal pembinaan dan pengembangan potensi mereka.
“Unjuk Siswa Berbakat
merupakan bentuk implementasi program baru kami, yaitu Asta Kwarsa, akronim
dari Ajang Show dan Talent Siswa SDN Kwaron 1,” ungkap Kepala SDN Kwaron 1,
Nova Puspa Wardhani, S.Pd.SD., Kamis (16/7/2026).
Yuk baca! Tepuk Ceria Iringi Rangkaian MPLS di SDN Kademangan 3 Mojoagung
Kegiatan Unjuk Siswa
Berbakat menampilkan beragam kemampuan peserta didik. Mulai dari karaoke
massal, tari Lundoyo, tari Alam, siswa bercerita, tari Sekeding-sekeding, senam
lantai, hingga atraksi karate. Tak hanya para siswa, Nova Puspa Wardhani, juga
turut menyumbangkan tembang macapat dalam kegiatan tersebut.
![]() |
| Atraksi Tari Lundoyo oleh salah satu siswa. (MSP/Adit) |
“Semua penampilan siswa
merupakan buah arahan kerja keras, bahkan ‘kerja paksa’ Bapak dan Ibu guru.
Dengan waktu persiapan yang sangat mepet, penampilan anak-anak hari ini cukup
menghibur,” tegas Nova.
Tak hanya menjadi ajang
hiburan, Nova menegaskan bahwa penampilan para siswa akan menjadi bagian dari program
Asta Kwarsa. Menurutnya, program tersebut menjadi wadah bagi siswa SDN Kwaron 1
menemukan bakat-bakat terpendam peserta didik.
Mari baca: MPLS di SMP ada Damkar dan Materi Moderasi
Melalui Asta Kwarsa,
sekolah berharap dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang siap mewakili SDN
Kwaron 1 pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N),
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN),
maupun berbagai perlombaan lainnya.
![]() |
| Penampilan karate salah seorang siswa. (MSP/Adit) |
“Sebagian besar siswa yang tampil
dalam Unjuk Siswa Berbakat, terutama dari kelas atas, merupakan anak-anak yang
sudah pernah meraih prestasi. Sementara bagi siswa kelas bawah, kegiatan ini
menjadi cara kami menemukan dan memetakan bakat mereka agar kelak dapat menjadi
wakil sekolah dalam berbagai perlombaan,” imbuh Nova Puspa Wardhani.
Baca dong! Detektif Cilik Hadir di MPLS SDN Jabon 2 Jombang
Sementara itu, Ketua
Pelaksana MPLS, Khusnul Khabibah, S.Pd.I., mengamini pernyataan itu. MPLS
sebagai ajang pengenalan sekolah kepada siswa baru. Juga menjadi ajang
menemukan bakat-bakat siswa.
![]() |
| Foto bersama sesuai Unjuk Bakat Siswa. (MSP/Adit) |



