Pembiasaan kesenian jaranan. (MSP/ISTIMEWA)

PLANDAAN – Jika pada umumnya sekolah mulai masuk pada pukul 07.00, hal berbeda terlihat di SDN Karangmojo 1, sekolah ini membiasakan siswanya sudah tiba disekolah sejak pukul 06.30 waktu setempat. Kalau kamu, biasanya sampai disekolah pukul berapa?


Pembiasaan ini bukan muncul karena banyak siswa yang awalnya datang terlambat, bukan karena even tertentu, bukan juga karena aturan dari pemerintah. Ini merupakan hasil murni kesepakatan antara pihak sekolah beserta wali murid.


Yuk! Baca: SDN Pesantren Tembelang Desak Rehabilitasi Sarana


Seperti yang disampaikan Kepala Sekolah SDN Karangmojo 1, Ari Rohmawati, S.Pd., M.Pd.,


“Usulan ini sebelumnya kami bahas dengan matang bersama para guru, setelah benar-benar siap, baru kami berani sosialisasikan kepada wali murid. Tentunya kami memberikan pemahaman akan manfaat pembiasaan yang akan kita laksanakan ini. Tujuannya untuk meningkatkan kedisiplinan seluruh warga disekolah,” Ujar Ari Rohmawati, (04/04).


“Tidak hanya berlaku bagi  para siswa tapi semua guru juga berangkat pagi, para guru malah datang lebih pagi lagi, karena harus menyambut kedatangan siswa sekaligus menjadi teladan bagi mereka,” tambah perempuan lulusan STIKIP PGRI Jombang itu.


Siswa SDN Karangmojo 1 bermain permainan tradisional. (MSP/ISTIMEWA)

Program pembiasaan yang dilakukan SDN Karangmojo 1 ini mulai berdampak positif, siswa menjadi biasa dengan bangun pagi, badan lebih segar, dan lebih siap ketika menerima pembelajaran. Hal ini tampak ketika pembelajaran di bulan Ramadan,


“Pembiasaan berangkat pagi ini sudah berjalan sejak sebelum Ramadan, saat memasuki bulan puasa harusnya pembelajaran dimulai lebih siang pukul 07.30 tetapi mereka tetap berangkat seperti biasa pukul 06.30 sudah tiba disekolah,” jelas Kepala Sekolah sejak 2023 tersebut.


Baca dong! SDN Bendet Kecamatan Diwek Optimalkan Kemampuan Membaca Siswa Sejak Dini


Selain pembiasaan berangkat pagi, SDN Karangmojo 1 juga berhasil mengelola kantin sehat berkolaborasi dengan wali siswa, disini manfaat didapatkan oleh kedua pihak baik sekolah maupun wali siswa. Bahkan sekolah bisa mendukung kegiatan pembelajaran yang belum terakomodasi oleh dana BOS.


Saat ini SDN Karangmojo 1 memiliki 73 siswa dan 7 guru, dengan program dan pembiasaan baru yang dilakukan dan dengan berkembangnya karakter positif siswa berhasil menarik peserta didik baru (PPDB) sebanyak 15 siswa terhitung sejak 4 Maret 2026. - Wahyu Rahmat Hidayat/*
Lebih baru Lebih lama