Menegakkan peraturan manajemen tidur secara ketat, menindak tegas pelanggaran seperti belajar berlebihan dan mencegah beban akademik yang berlebihan
![]() |
| Murid di Tiongkok biasakan waktu membaca buku di kelas. (GETTY IMAGES) |
MSP, HONG KONG– Sebagai upaya meningkatkan kesehatan mental siswa sekolah dasar dan menengah, Pemerintah Tiongkok mengumumkan langkah-langkah penting, yaitu mengurangi tekanan akademis, memangkas waktu di depan gawai, dan mewajibkan dua jam olahraga setiap hari.
Inisiatif yang dikeluarkan
bulan Oktober lalu oleh Kementerian Pendidikan itu juga mencakup larangan
penggunaan telepon genggam di kelas dan penerapan periode bebas layar guna
mengurangi ketergantungan berlebihan terhadap internet.
Mari Tengok: Di Swedia Pendidikan Itu Gratis Sejak Dini!
Selain itu, sekolah di
Tiongkok diminta untuk “mengontrol secara ketat” jumlah total pekerjaan rumah
dan menawarkan dua jam aktivitas fisik untuk siswa sekolah dasar dan menengah
setiap harinya. Sekolah juga didorong untuk memastikan siswa mendapatkan waktu tidur
yang cukup dengan mengatur waktu kedatangan dan kepulangan secara wajar dan
memberikan waktu istirahat makan siang yang memadai
“Menegakkan peraturan
manajemen tidur secara ketat, menindak tegas pelanggaran seperti belajar
berlebihan dan mencegah beban akademik yang berlebihan,” ujar Kementerian
Pendidikan Tiongkok, dikutip Reuters, (12/11/2025).
Simak: Gairah Olahraga Panjat Tebing di Jombang
