WONOSALAM – SMPN 1 Wonosalam konsisten dalam pengembangan diri, kepemimpinan, serta kontribusi sosial, khususnya di bidang pelestarian lingkungan. Salah satu wujudnya dicanangkannya program Adiwiyata dibidang Polisi Air yang sekarang menjadi ikon sekolah dan terus berjalan sampai sekarang.


Baca Juga: Dua Trofi Juara Jadi Penyemarak MPLS Hari Kelima di SDN Gadingmangu 2


Polisi Air bertugas melakukan pemantauan kualitas air untuk dijadikan indikator kondisi perairan dari hulu sampai ke hilir. Inilah yang dilakukan empat siswi dalam ektrakulikuler Polisi Air SMPN 1 Wonosalam, mereka melakukan pemantauan  konsisten terhadap kualitas air di Sungai Gogor.


“Pemantauan kualitas air menggunakan metode biologi biotilik. Dimana hasilnya dituangkan dalam buku berjudul Patroli di Bawah Arus: Jejak Makroinvertebrata Temuan Polisi Air, buku ini bisa dijadikan indikator pengaruh kondisi perairan diwilayah Wonosalam,” ungkap Kepala SMPN 1 Wonosalam, Heni Wahyudi, M.Pd., Senin (27/04).


Menarik Untuk Dibaca: Zie, Si Koki Dibalik Rona Panggung Teater


Hal inilah yang berhasil membuat empat anggota Polisi Air SMPN 1 Wonosalam, Nova Ayu Wulandari, Qoirul Deicha Kurnia Azzahra, Rizki Putri Dewi Aryanti, dan Zeema Aquila Tiya Huwaida meraih medali perunggu (bronze medal) dalam ajang The duke of Edinburgh’s Imternational Award (DoE) 2026 yang digelar bersamaan dengan Awarding Jawa Timur young Changemaker Academy (JAYCA) di Bondowoso, (25/04).


Penghargaan terhadap empat siswi di ajang DoE


Sebanyak 150 peserta mengikuti JAYCA dari berbagai daerah di Jawa Timur, tetapi hanya 66 peserta yang lolos sampai pada tahap akhir. Salahsatunya ekstrakulikuler Polisi Air SMPN 1 Mojoagung, mereka lolos dan mendapat penghargaan diajang tersebut.


Simak Juga:Dua Srikandi SMP Pancasila Mojowarno Rebut Medali


Prestasi ini tidak luput dari bimbingan Pembina Polisi Air, Ida Nur Kustiyah, S.Pd., yang mempersiapkan empat siswa tersebut sejak eman bulan yang lalu.


“Para siswa dibimbing melalui program JAYCA sejak Oktober 2025 hingga April 2026. Mereka rutin melakukan Zoom Meeting setiap hari Sabtu, hal ini untuk menggali potensi diri, dan membangun karakter supaya mereka bisa menjadi inisiator perubahan,” jelas Ida Nur Kustiyah.


Tidak Kalah Seru: Menikmati Lanskap Alam dan Sejarah di Gunung Penanggungan


Polisi Air yang berdiri sejak 16 tahun yang lalu di SMPN 1 Mojagung, memberi dampak positif baik lembaga maupun alumni. Dengan adanya ekstrakulikuler ini mampu mengangkat sekolah melalui prestasi bahkan membuat SMP 1 Mojoagung menyandang predikat sebagai sekolah inspiratif. – Wahyu rahmat Hidayat

Lebih baru Lebih lama