Roda Street Carnival di lokasi start Balai Desa Badang. (MSP/Adit)

NGORO – Bulan kemerdekaan ditandai dengan serangkaian kirab dan pawai yang digelar berbagai lembaga pendidikan, tak terkecuali SDN Ngoro 2. Sekolah yang memiliki 188 siswa itu menyelenggarakan Roda Street Carnival Volume 2, Sabtu (22/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bentuk syukur atas kemerdekaan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Mengusung tema ‘Merajut Keberagaman dalam Wadah Kebhinekaan’, kegiatan ini menempuh rute sepanjang 3 kilometer, mulai dari Balai Desa Badang hingga Kantor Kecamatan Ngoro.


Kepala SDN Ngoro 2, Andri Santoso, S.Pd.SD., menjelaskan bahwa Roda Street Carnival diselaraskan dengan predikat Sekolah Moderasi Beragama (SMB) Provinsi Jawa Timur yang disandang oleh SDN Ngoro 2 sejak 2024.


“Kami menonjolkan semangat keberagaman dalam wadah kebhinekaan. Hal itu juga selaras dengan predikat Sekolah Moderasi Beragama (SMB) Provinsi Jawa Timur jenjang SD. Siswa kami berasal dari beragam etnis, seperti Jawa, Madura, dan Batak. Selain itu, ada pula siswa dari ras Tionghoa,” ungkap Andri Santoso.


Yuk baca: Gerak Jalan KKMI Diwek Wujud Semangat HUT ke-81 RI


Andri Santoso mengungkapkan, seluruh persiapan Roda Street Carnival melibakan paguyuban wali murid. Pihak sekolah hanya memberikan penjeasan mengenai konsep dan skema kegiatan, sedangkan persiapan kostum hingga rias wajah siswa diserahkan kepada masing-masing wali murid.


“Penyelenggaraan Roda Street Carnival didukung sepenuhnya oleh wali murid. Kami tidak ikut campur terkait pemilihan kostum anak-anak, make up, rias wajah, dan semuanya ditanggung wali murid,” imbuh Andri, sapaan akrabnya.


Etnis Tionghoa di Roda Street Carnival. (MSP/Adit)


Lelaki yang berdomisili di Dusun Pucangro itu menambahkan, pelaksanaan Roda Street Carnival juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya RPA. Suparmiadi, Madu Extraga, Warung Tandjoeng Dhahar, Temulawak Beruap, Cepan, Toko Mama Clarence, dan Alby Kite Shop.


“Tanpa keterlibatan pihak sponsor, Roda Street Carnival tidak bisa berjalan sukses. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak sponsor, guru, dan paguyuban wali murid yang bersinergi menyukseskan pawai rutinan ini,” tutur Andri.


Mari baca: Wow... Festival Nasi Goreng Jawa Meriahkan HUT ke-81 RI di SDIT Al Ummah


Menurut Andri, Roda Street Carnival tahun ini memiliki rute yang berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika tahun sebelumnya hanya digelar di sekitar Desa Ngoro, kali ini rutenya diperpanjang dari Desa Badang hingga Kantor Kecamatan Ngoro.


Maskot SDN Ngoro 2. (MSP/Adit)

“Awalnya, pawai ini akan kami gelar pada 27 Agustus mendatang. Namun, karena bertepatan dengan Muktamar NU ke-35, pelaksanaannya dimajukan menjadi hari ini sehingga Roda Street Carnival Volume 2 dihelat bersamaan dengan Pawai Budaya Kecamatan Ngoro. SDN Ngoro 2 menjadi satu-satunya sekolah dasar yang turut andil menyukseskan gelaran rutin tersebut,” ujar Andri.


Baca dulu: Prestasi dan Konsistensi Nilai Rapor Kunci Lolos Jalur SNBP


Sementara itu, Guru Kelas III, Puji Santoso, S.Pd.SD., mengatakan Roda Street Carnival merupakan kegiatan rutin tahunan yang kini memasuki penyelenggaraan ketiga.


“Tahun pertama digelar pada 2022, kemudian 2025, dan saat ini memasuki tahun ketiga,” pungkasnya. – Dimas Bagus Aditya


Selengkapnya baca di Majalah Suara Pendidikan Cetak Edisi 157 September 2026! Berlangganan di sini.

Lebih baru Lebih lama